Jurnal Farmasi Indonesia
Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Farmasi Indonesia

Formulasi dan Evaluasi Granul Mukoadhesif Amoksisilin trihidrat dengan Polimer Kitosan

Rosmawati (Unknown)
Hartianty, Eka Pebi (Unknown)
Ashfar Kurnia (Unknown)
Siti Mardiyanti (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2023

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan infeksi saluran pernapasan yang mengakibatkan gangguan aktivitas pernapasan normal. Amoksisilin merupakan antibiotik pilihan pertama yang umumnya diberikan untuk pasien ISPA. Frekuensi penggunaan obat akan memengaruhi kepatuhan pasien dalam minum obat untuk mencapai keberhasilan terapi. Formulasi granul mukoadhesif Amoksisilin trihidrat dengan penambahan polimer kitosan diharapkan dapat mempertahankan sediaan obat agar tertahan berada lebih lama di lambung sehingga dapat memperkecil frekuensi harian penggunaan obat. Formulasi granul mukoadhesif Amoksisilin trihidrat dirancang dengan penambahan polimer kitosan yang diformulasikan dengan metode granulasi basah. Hasil evaluasi menunjukan peningkatan konsentrasi kitosan dalam formula menunjukan profil pelepasan obat yang semakin diperlama yaitu pada formula 6 dengan konsentrasi kitosan 40% dapat mempertahankan pelepasan obat sebesar 41% selama 6 jam pengujian. Kinetika pelepasan obat dari formula 1, 3, 4, dan 5 cenderung mengikuti kinetika pelepasan higuchi, sedangkan pada formula 2 cenderung mengikuti kinetika pelepasan orde nol dan formula 6 cenderung mengikuti kinetika pelepasan orde satu. Peningkatan konsentrasi kitosan pada tiap formula menunjukan daya mukoadhesif yang baik dan profil pelepasan obat yang semakin diperlama. Pelepasan yang paling baik diperoleh dari formula 5 yaitu mampu memperlambat pelepasan obat lebih dari 50% selama 6 jam pengujian dalam medium HCl 0,1N pH 1,2.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jfi

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Farmasi Indonesia adalah jurnal nasional (peer-reviewed) yang diterbitkan oleh Ikatan Apoteker Indonesia dua kali dalam setahun sebagai sarana diseminasi ilmu pengetahuan di bidang farmasi, yaitu: farmasi klinis, farmasi masyarakat/komunitas, kimia farmasi, biologi farmasi/famakognosi, ...