AME (Aplikasi Mekanika dan Energi) : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Vol. 9 No. 2 (2023)

Perhitungan Estimasi Laju Aliran Sirkulasi Alami Pada Untai Bertekanan FASSIP-05

Hilman Adrian (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta)
Iwan Roswandi (Kelompok Riset Sistem Reaktor Nuklir Termofluida (RTFSyDev), Pusat Riset Teknologi Reaktor Nuklir, Organisasi Riset tenaga Nuklir, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN))
Hyundianto Arif Gunawan (Kelompok Riset Sistem Reaktor Nuklir Termofluida (RTFSyDev), Pusat Riset Teknologi Reaktor Nuklir, Organisasi Riset tenaga Nuklir, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN))
Sanda (Kelompok Riset Sistem Reaktor Nuklir Termofluida (RTFSyDev), Pusat Riset Teknologi Reaktor Nuklir, Organisasi Riset tenaga Nuklir, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN))
Ragil Sukarno (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta)
Darwin Rio Budi Syaka (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta)
Mulya Juarsa (Kelompok Riset Sistem Reaktor Nuklir Termofluida (RTFSyDev), Pusat Riset Teknologi Reaktor Nuklir, Organisasi Riset tenaga Nuklir, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN))



Article Info

Publish Date
07 Sep 2023

Abstract

Fenomena sirkulasi alami menjadi salah satu manajemen termal yang penting untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan operasi reaktor nuklir. Kecelakaan PLTN Fukushima Daiichi, Jepang menjadi salah satu peristiwa yang melatarbelakangi riset seputar sirkulasi alami. BRIN melalui ORTN membangun salah satu fasilitas ekperimen yakni untai rektangular bertekanan FASSIP-05 untuk mempelajari fenomena aliran sirkulasi alami yang bekerja pada tekanan tinggi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah sebagai studi pendahuluan untuk mengetahui estimasi laju aliran sirkulasi alami yang akan terjadi pada tekanan 5 bar, 10 bar, 15 bar, dan 20 bar. Variasi temperatur yang ditentukan yaitu masing-masing 3 nilai temperatur dibawah titik saturasi pada setiap tekanan yaitu 100°C, 110°C, 120°C, 130°C, 140°C, 150°C, 160°C, 170°C, 180°C, 190°C, 200°C, dan 210°C serta temperatur air keluar dari pendingin yaitu 30°C. Adanya tekanan sangat mempengaruhi properti air seperti densitas dan viskositas. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur air keluar dari heater, maka semakin cepat pula laju aliran yang terjadi dalam pipa. Laju aliran paling cepat bernilai 2,02324 m/s, dengan nilai Reynold sebesar 83638.90 ketika temperatur di bagian heater mencapai 210°C. Laju aliran paling lambat yaitu 0,87453 m/s, dengan nilai Reynold 32703.97 ketika temperatur di bagian heater mencapai 100°C. Kata kunci : estimasi; FASSIP-05; Reynolds; sirkulasi alami: tekanan.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

ame

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Engineering Mechanical Engineering Other

Description

AME (Aplikasi Mekanika dan Energi):Jurnal Ilmiah Teknik Mesin merupakan jurnal ilmiah dengan e-ISSN 2581-0979 dan p-ISSN 2460-3988 yang direview dengan double blind review. Jurnal diterbitkan secara berkala 2 kali dalam setahun (6 bulanan) yaitu pada bulan Maret dan September dengan menyajikan ...