Meningkatnya jumlah masyarakat yang mengalami permasalahan psikologis, yang menurut survey PDKSJ pada 2 tahun terakhir dan dilaporkan berjumlah 14.988 pada tahun 2022. Dimana permasalahan psikologis seperti, cemas, stress dan depresi paling banyak ditemukan pada mahasiswa yang dituntut untuk melakukan tugas yang cukup kompleks sebagai bagian dari tuntutan akademiknya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara self regulated learning dengan stress akademik pada mahasiswa. Partisipan di dalam penelitian ini berjumlah 121 mahasiswa, dengan menggunakan nonprobability sampling yaitu teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur Self Regulated Learning adalah alat ukur yang dikembangkan oleh Pintrich (1991) dan alat ukur untuk mengukur Stres dikembangkan oleh S Purwati (2012) yang merupakan alat ukur yang dimodifikasi dari Kuesioner Stres Skala DASS 42 dari Lavibond and Lavibond (1995). Hasil analisis data menggunakan pearson product moment menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self regulated learning dengan stress akademik mahasiswa.
Copyrights © 2023