Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Parenting Stress Sebagai Prediktor dalam Pembentukan Resiliensi Keluarga yang Dimoderasi oleh Identitas Budaya Jawa Kristiyani, Veronica; Pudjiati, Sri Redatin Retno
ANALITIKA Vol 11, No 1 (2019): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.963 KB) | DOI: 10.31289/analitika.v11i1.2408

Abstract

AbstrakResiliensi keluarga sangat dibutuhkan agar keluarga sebagai sistem terkecil dalam masyarakat mampu mengatasi tantangan dalam kehidupannya. Dalam membentuk resiliensi di dalam keluarga melibatkan berbagai faktor. Penelitian ini ingin menguji parenting stress sebagai faktor risiko yang memengaruhi  resiliensi keluarga dan identitas budaya Jawa sebagai faktor protektif yang dapat memengaruhi resiliensi keluarga. Selain itu, pada penelitian ini juga ingin menguji kontribusi identitas budaya Jawa terhadap resiliensi keluarga serta menguji parenting stress terhadap resiliensi keluarga yang dimoderasi identitas budaya Jawa. Partisipan pada penelitian ini adalah orang tua suku Jawa yang memiliki anak usia 2-18 tahun dan berjumlah 129 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Hasil pada penelitian ini adalah parenting stress memiliki hubungan negatif terhadap resiliensi keluarga (t (127) = -7.593, p<0.05), sedangkan identitas budaya memiliki hubungan yang positif terhadap resiliensi keluarga (t(127) =  9.415, p < 0.05). Sementara, hasil penelitian menunjukkan tidak ada interaksi antara parenting stress dengan identitas budaya Jawa terhadap pembentukan resiliensi keluarga (b = 0.0250, t (127) = 1.4206, p>0.05).  Hal ini menunjukkan bahwa orang tua suku Jawa tidak cukup hanya mengandalkan identitas budaya saja untuk dapat menghadapi stres dalam pengasuhan, akan tetapi membutuhkan faktor lain untuk mendukung implemetasi identitas budaya tersebut di kehidupan sehari-hari sehingga dapat menjadi pendorong terbentuknya keluarga yang resilien.
PSIKOEDUKASI SEHAT EMOSI DI TENGAH PANDEMI DI GEREJA STANISLAUS KOSTKA, KRANGGAN, CIBUBUR Kristiyani, Veronica; Lunanta, Lita Patricia
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 8, No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v8i01.4812

Abstract

Covid-19 pandemic brought a disruption to society. There were a lot of changing plans in every area or life, starting from home-based learning for the students and problems in the economy. These changes, in one way or another, put people in unrealized griefs. Losses of the life that they know and loss of control of unknown things. This psychoeducation was held online to socialize this condition of society, especially to those who were the member of the church as the location of this occasion. Understanding of the current condition was then continued with the discussion about the emotion regulation process that they could do. Each step was discussed and then ended with a relaxation activity in the form of self reflection. This psychoeducation activity was hoped to be used by participants in facing daily struggle with emotions. Questions and answers session was interactively held throughout the presentation and discussion of materials. Participants gave positive feedback from the pooling taken. They stated that the materials are relevant and showed interest to join similar seminars with further topics about emotions .  Keywords—emotion regulation, covid-19, psychoeducation
PENGETAHUAN TENTANG MEMBANGUN RESILIENSI KELUARGA KETIKA MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 Kristiyani, Veronica; Khatimah, Khusnul
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 6, No 4 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v6i4.3557

Abstract

The current condition of the Covid-19 pandemic which has an impact on financial, health, education and other aspects makes families need to support each other so that they can develop resilience in the family. The purpose of community service carried out within the scope of Esa Unggul University lecturers is to provide knowledge about building family resilience during the Covid-19 pandemic. The implementation method is carried out through laptop electronic devices and through the Zoom application with the speaker distributing slides through Zoom and then a discussion is held in the form of questions and answers to increase the participants' understanding. As a result, most of the participants considered this community service activity very important and very beneficial, but a small proportion considered it the opposite. In the future, it is hoped that community service activities will be held with topics related to family resilience but focused on tips or ways that participants can do. In addition, a guidebook can also be made regarding ways to increase family resilience so that it can be used by participants and the wider community. Keywords: family resilience, covid-19 pandemic, challenges
Parenting Stress Sebagai Prediktor dalam Pembentukan Resiliensi Keluarga yang Dimoderasi oleh Identitas Budaya Jawa Veronica Kristiyani; Sri Redatin Retno Pudjiati
Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA Vol 11, No 1 (2019): ANALITIKA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/analitika.v11i1.2408

Abstract

AbstrakResiliensi keluarga sangat dibutuhkan agar keluarga sebagai sistem terkecil dalam masyarakat mampu mengatasi tantangan dalam kehidupannya. Dalam membentuk resiliensi di dalam keluarga melibatkan berbagai faktor. Penelitian ini ingin menguji parenting stress sebagai faktor risiko yang memengaruhi  resiliensi keluarga dan identitas budaya Jawa sebagai faktor protektif yang dapat memengaruhi resiliensi keluarga. Selain itu, pada penelitian ini juga ingin menguji kontribusi identitas budaya Jawa terhadap resiliensi keluarga serta menguji parenting stress terhadap resiliensi keluarga yang dimoderasi identitas budaya Jawa. Partisipan pada penelitian ini adalah orang tua suku Jawa yang memiliki anak usia 2-18 tahun dan berjumlah 129 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Hasil pada penelitian ini adalah parenting stress memiliki hubungan negatif terhadap resiliensi keluarga (t (127) = -7.593, p<0.05), sedangkan identitas budaya memiliki hubungan yang positif terhadap resiliensi keluarga (t(127) =  9.415, p < 0.05). Sementara, hasil penelitian menunjukkan tidak ada interaksi antara parenting stress dengan identitas budaya Jawa terhadap pembentukan resiliensi keluarga (b = 0.0250, t (127) = 1.4206, p>0.05).  Hal ini menunjukkan bahwa orang tua suku Jawa tidak cukup hanya mengandalkan identitas budaya saja untuk dapat menghadapi stres dalam pengasuhan, akan tetapi membutuhkan faktor lain untuk mendukung implemetasi identitas budaya tersebut di kehidupan sehari-hari sehingga dapat menjadi pendorong terbentuknya keluarga yang resilien.
Kontribusi Parental Beliefs dan Self-Regulated Learning terhadap Pemahaman Bacaan Siswa SMP di Bali Veronica Kristiyani; Sri Hartati R Suradijono
Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan Vol 13, No 2 (2020): Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/provitae.v13i2.9647

Abstract

The research examined the contribution of parental beliefs and students’ self-regulated learning simultaneously toward students’ reading comprehension of junior high school in Bali. The separate examination has also been carried out namely the contribution of Balinese parental beliefs on students' reading comprehension and the contribution of students’ self-regulated learning on reading comprehension. The sample of this research consisted of 71 junior high school students and Balinese parents living in Kabupaten Karangasem, Bali. This research sample was obtained using the nonprobability sampling method through convenience sampling technique. The research used questionnaires taken from Reading Comprehension Measuring Tools in order to measure students' reading comprehension, The Parental Beliefs Questionnaire to measure parents' beliefs and Motivated Strategies for Learning. The research data were analyzed using multiple regression analysis and simple regression analysis conducted using SPSS 23 and qualitative analysis. The results showed that parental beliefs and students' self-regulated learning simultaneously influenced students’ reading comprehension in Bali. Students’ self-regulated learning also had a significantly positive effect on reading comprehension. However, Balinese’s parental beliefs did not directly contribute to reading comprehension.
Pengaruh Parenting Stress terhadap Harga Diri Orangtua di JABODETABEK Lita Patricia Lunanta; Andi Rina Hatta; Veronica Kristiyani; Srifianti Srifianti
MANASA Vol 10 No 1 (2021): Juni, 2021
Publisher : Faculty of Psychology, Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.708 KB) | DOI: 10.25170/manasa.v10i1.2219

Abstract

Situations that parents handle affect how they parent their children and this will affect howtheir children develop later on. The aim of this research is to analyze how parenting stressaffects other factors in parent’s psychological condition, especially in their self-esteem. Thisresearch was held to parents with middle school children who live in JABODETABEK with241 participants. The scale that was used to measure parenting stress is the one that Berry andJones (1995) developed and to measure self-esteem is The Coopersmith Self-Esteem Inventorythat was developed by Ryden (1978). This research used a quantitative descriptive method todescribe parenting stress and self-esteem of participants and used simple regression analysisto measure how parenting stress affects self-esteem of middle school children’s parents. Fromthe statistical analysis it was found that parenting stress contributed negatively (t (241) = -7.330, p <0.005) to self-esteem of parents with middle school age children in JABODETABEK.The higher the parenting stress the lower self-esteem becomes. Parenting stress contributed 18percent to self-esteem that means the remaining 82 percent of a parent's self-esteem wasdetermined by other factors.
Level Depresi dan Dampaknya terhadap Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa di Pulau Sumbawa Kusumasari Kartika Hima Darmayanti; Erlina Anggraini; Efan Yudha Winata; Siti Dini Fakhriya; Diana Putri Arini; Veronica Kristiyani; Inda Purwasih; Sarah Afifah
JURNAL PSIKOLOGI Vol 18, No 1 (2022): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v18i1.15792

Abstract

Sejak 2018, terdapat beberapa kasus bunuh diri dari kalangan mahasiswa di Pulau Sumbawa. Depresi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi ide bunuh diri. Penelitian ini menguji perbedaan ide bunuh diri berdasarkan pada perbedaan level depresi mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan online survei pada mahasiswa S1 (n = 163). Analisis statistik menggunakan Anova One-Way, dan hasilnya mengindikasikan bahwa terdapat 5 level depresi mengacu pada BDI-II, yaitu: Normal, gangguan mood ringan, batas depresi klinis, depresi sedang, dan depresi berat. Uji Anova One-Way menemukan signifikansi perbedaan tingkat ide bunuh diri berdasarkan pada kategori depresi pada mahasiswa. Kategori depresi berat mempunyai kontribusi tertinggi terhadap ide bunuh diri, sedangkan kategori normal mempunyai pengaruh terendah terhadap ide bunuh diri. Bagi psikolog dan psikiater, temuan penelitian berimplikasi agar memberikan intervensi dan treatment yang berbeda untuk mengatasi ide bunuh diri pada mahasiswa berdasarkan pada level depresi.
Kontribusi Mindful Parenting Terhadap Self-Esteem Orang Tua Veronica Kristiyani
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 8, No 1 (2022): September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.004 KB) | DOI: 10.26858/talenta.v8i1.36409

Abstract

Peran orang tua sangat dibutuhkan dalam perkembangan anak. Untuk dapat mendidik anak secara optimal dibutuhkan sikap dan perilaku dari orang tua berdasarkan pandangannya sendiri sehingga dapat melalui pengasuhan secara sadar dan efektif. Penelitian ini ingin menguji kontribusi mindful parenting terhadap self-esteem orang tua. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah The Self-Esteem Inventory (SEI) yang dikembangkan oleh Coopersmith (1981). Sedangkan alat ukur untuk mengukur Mindful Parenting adalah Mindfulness in Parenting Questionnaire (MIPQ) yang dikembangkan oleh  McCaffrey, Reitman, dan Black (2017). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner secara langsung (offline) dan online kepada orang tua yang memiliki anak Sekolah Dasar. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode nonprobability sampling secara spesifik digunakan teknik convenience sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi linier sederhana (simple linier regression) yang diolah dengan menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi  antara mindful parenting terhadap self-esteem orang tua.
Gambaran Motivasi Belajar Siswa : Sebuah Pendekatan pada Self-Regulated Learning selama COVID-19 Veronica Kristiyani; Kusumasari Kartika Hima Darmayanti
Indonesian Journal of Behavioral Studies Vol 2 No 2 (2022): Indonesian Journal of Behavioral Studies
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ijobs.v2i2.14896

Abstract

After individuals made an effort to live with COVID-19, the world declared that the disease was now an endemic rather than a pandemic. Numerous things are affected by this, especially education. Students in schools are permitted to participate in instructional and learning activities. However, this modification to the educational system also affected how motivated students were to learn. Therefore, the purpose of this study is to describe the motivation of students to learn. This study used a descriptive quantitative design involving (N = 128). The findings revealed that students' levels of learning motivation fell into two categories, i.e., medium (N = 96.75%) and high (N = 32.25%) with (M = 2.84; SD = 0.276). According to a descriptive analysis, VII students had the highest levels of learning motivation, followed by VIII and IX students; and IX students is with the lowest levels. With regard to self-efficacy, intrinsic values, test anxiety, cognitive strategy utilization, and self-regulation, VII students score best on the subscale. The research findings provide teachers and school psychologists with a foundation for reference as they create educational intervention modules and programs for students in grades VIII and IX to boost their motivation for learning.
Cognitive Strategy Use dan Perbedaan Jenis Kelamin pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Kusumasari Kartika Hima Darmayanti; Veronica Kristiyani; Efan Yudha Winata; Erlina Anggraini
Journal of Islamic and Contemporary Psychology (JICOP) Vol. 3 No. 1s (2023): (Special Issue The 9th IIUCP). Journal of Islamic and Contemporary Psychology
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jicop.v3i1s.12341

Abstract

Setelah melalui proses pembelajaran secara daring, siswa SMP saat ini tengah menikmati proses pembelajaran secara tatap muka. Siswa SMP menerapkan cognitive use strategy (e.g., rehearsal, elaboration, dan organization) untuk memahami materi yang diperoleh di kelas. Di sisi lain, beberapa penelitian menunjukkan perbedaan siswa laki-laki dan perempuan dalam menerapkan cognitive use strategy. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jenis kelamin dalam menerapkan cognitive use strategy pada siswa SMP di Jakarta. Penelitian ini melibatkan (n = 128) dengan menerapkan desain penelitian kuantitatif. Analisis independent sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan untuk jenis kelamin laki-laki dan perempuan pada cognitive use strategy dengan t (126) = 2,38, p = 0,019. Secara spesifik, siswa perempuan (M = 3,04; SD = 0,33) lebih sering menerapkan cognitive strategy use dibandingkan siswa laki-laki (M = 2,90; SD = 0,34). Hasil penelitian ini menjadi dasar untuk melakukan intervensi psikologi bidang psikologi Pendidikan untuk meningkatkan self-regulated learning siswa dengan memperhatikan cognitive use strategy pada siswa laki-laki dan perempuan.