Journal of Science and Engineering
Vol 6, No 1 (2023): JOURNAL OF SCIENCE AND ENGINEERING (JOSAE)

STUDI INTERPRETASI LAPISAN BAWAH PERMUKAAN TANAH DENGAN METODE GEOLISTRIK DI JALAN LINTAS SUBAIM-BULI KECAMATAN WASILE TIMUR KABUPATEN HALMAHERA TIMUR

Amrih Halil (Prodi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Khairun)
Arsal Tjina (Prodi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Khairun)
Firman Firman (Prodi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Khairun)
Alifianty Delila Imani Sumantri (Prodi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Khairun)
Hilda Alkatiri (Prodi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Khairun)



Article Info

Publish Date
02 Aug 2023

Abstract

Secara geologi, Pulau Halmahera mempunyai banyak pegunungan, sehingga sangat rentan sekali berpotensi longsor. Kabupaten Halmahera Timur merupakan salah satu lokasi dengan struktur tanah tidak kompak serta banyak lereng yang tidak stabil sehingga ada beberapa titik terjadi longsor. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui susunan lapisan bawah permukaan tanah, pada lokasi jalan yang longsor di Kecamatan Wasile Timur dengan menggunakan metode geolistrik schlumberger. Pendugaan geolistrik ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran mengenai lapisan tanah di abwah permukaan dan kemungkinan terdapatnya lapisan pada kedalaman tertentu. Penelitian berlokasi di jalan lintas Subaim-Buli, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara dan dilakukan selama 11 bulan.Dari hasil pembahasan dan analisa perhitungan maka dapat disimpulan bahwa secara geologi daerah lintasan 1 dan 2 terdapat di formasi bacan dengan jenis batuan tersusun atas batuan Gunung Api berupa Lava, Breksi dan Tufa sisipan Konglomerat dan Batupasir. Secara litologi lintasan 1 dan 2 masing-masing memiliki 4 perlapisan dengan kedalaman mencapai 25 m. Lintasan 1 terdiri dari 4 perlapisan: lapisan pertama aluvium ,lapisan ke 2 batupasir ,lapisan ke 3 batulanau , dan lapisan terakhir shale dengan nilai resistivitas antara 2.08-563Ωm. Lintasan 2 terdiri dari 4 perlapisan: lapisan pertama shale, lapisan ke 2 kerikil, lapisan ke 3 batulanau, dan lapisan terakhir shale, dengan nilai resistivitas antara 0.57s-1141Ωm.

Copyrights © 2023