Proses pembelajaran masih menggunakan bahan ajar yang seadanya yaitu Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan Buku Tema saja tanpa adanya pengembangan. Sehingga mengakibatkan siswa kurang antusias untuk belajar. Hal yang dibutuhkan dengan bahan ajar elektronik yang menarik, mudah digunakan juga inovatif untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam masa pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan, kemenarikan dan keefektifan e-modul. Penelitian ini juga termasuk dalam jenis penelitian pengembangan. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Model ini terdiri dari lima tahapan yaitu: tahap analisis (Analysis), desain (Design), Pengembangan (Development), implementasi Implementation), dan evaluasi (Evaluation). Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN Kambingan Tumpang. Instrumen yang digunakan yaitu berupa validasi oleh ahli materi, ahli bahasa, ahli media serta guru dan siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Kambingan Tumpang. Modul elektronik (e-modul) yang dihasilkan pada uji kelayakan mendapatkan hasil sangat layak, untuk uji kepraktisan mendapatkan hasil sangat praktis, yang terakhir uji keefektifan mendapat hasil sangat efektif.
Copyrights © 2021