Ikan merupakan komoditi pangan yang mudah mengalami kerusakan (perishable food) karena memiliki kadar air dan protein yang cukup tinggi, sehingga diperlukan penanganan cepat yang baik dan benar dalam mempertahankan mutu ikan sejak setelah penangkapan. Proyek mandiri ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan mutu ikan segar yang ada di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing. Kegiatan ini meliputi pengujian organoleptik yang dilakukan dengan memperhatikan kondisi fisik ikan yang meliputi, mata, insang, daging, lendir pada permukaan, testur, dan bau pada ikan yang dilakukan pada pukul 16.00 – 18.00 Wib, hasil pengujian organoleptik dianalisis menggunakan uji Hedonik. Sedangkan pengujian formalin dilakukan dengan menggunakan reagent test kit formalin, yang dilakukan pukul 18.00 – 20.00 Wib. Pengujian kualitas dan mutu ikan dilakukan dengan sampel ikan ekonomis penting yaitu ikan kwee, ikan selar, dan ikan kembung. Hasil dari proyek mandiri untuk pengujian organoletik menunjukan bahwa dari 15 ikan yang dijual di PPP Lempasing masih dikatakan segar dengan standar > 7 sesuai dengan SNI 2729:2013. Hasil dari pengujian formalin diketaui dari 15 sampel ikan, masih ada yang positif mengandung formalin. Kata kunci: ikan, kualitas dan mutu, formalin, organoleptik
Copyrights © 2023