Latar Belakang: Resistensi antimikroba (AMR) adalah masalah kesehatan masyarakat global. Pengetahuan dan sikap adalah faktor kognitif sosial pada tingkat individu yang mempengaruhi dan berhubungan dengan perilaku termasuk perilaku penggunaan antibiotik. Metode: Penelitian menggunakan mix methode dengan menggunakan kuisioner kepada pasien PKM Kebun Kopi dan wawancara kepada dokter, apoteker, dan salah satu pasien PKM Kebun Kopi. Sampling menggunakan metode Convinience Sampling dan diperoleh 32 responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan metode Chi-square. Hasil: Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 32 responden, tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik yang baik 31%, cukup 28% dan kurang 40%. Tingkat sikap yang baik19%, cukup 62%, dan kurang 19%. Tingkat perilaku yang baik28%, cukup 53%, dan kurang 19%. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara pengetahuan penggunaan antibiotik terhadap sikap dan perilaku penggunaan antibiotik (p=0,330; p=0,058). Kesimpulan: Pengetahuan pasien di PKM Kebun Kopi terkait penggunaan antibiotik masih kurang. Namun sebagian besar telah memiliki sikap dan perilaku yang cukup baik. Tidak ditemukan hubungan antara pengetahuan terhadap sikap dan perilaku pasien terkait penggunaan antibiotik. Kata kunci: antibiotik, pengetahuan, sikap, perilaku
Copyrights © 2023