Masa peralihan menuju dewasa menimbulkan berbagai tantangan bagi remaja untuk bisa mengembangkan kemampuan sosial dan emosionalnya. Penggunaan media sosial yang tidak seimbang dengan pengawasan, perhatian, dan rasa tanggung jawab dapat menimbulkan perilaku cyberbullying. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji mengenai remaja sebagai pelaku cyberbullying dalam media sosial. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi literatur terhadap bahan bacaan, seperti jurnal, buku, dan penemuan hasil penelitian yang berkaitan dengan cyberbullying dan kondisi psikososial remaja. Hasil yang diperoleh adalah kondisi psikososial remaja yang sedang membutuhkan pengakuan terhadap diri dan lingkungannya menyebabkan penggunaan media sosial secara tidak bertanggung jawab dan dapat menimbulkan perilaku cyberbullying. The transitional period to adulthood poses various challenges for adolescents to develop their social and emotional abilities. The use of social media that is not balanced with supervision, attention, and a sense of responsibility can lead to cyberbullying. This article aims to examine teenagers as perpetrators of cyberbullying in social media. The method used in this article is a literature study of reading materials, such as journals, books, and research findings related to cyberbullying and adolescent psychosocial conditions. The results obtained are that the psychosocial condition of adolescents who are need of recognition of themselves and their environment causes the use of social media to be irresponsible which can cause adolescents to engage in cyberbullying behavior.
Copyrights © 2022