Kesenian tradisional memainkan peran penting dalam pelestarian identitas budaya suatu masyarakat. Namun, dengan cepatnya perkembangan teknologi dan adopsi era digital, kesenian tradisional menghadapi tantangan baru dalam menjaga keaslian dan relevansinya. Studi ini mengkaji transformasi musik Songah, sebuah kesenian tradisional yang diakui dalam masyarakat Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggali peran teknologi digital dalam pelestarian musik Songah. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam menghadapi era digital, strategi pelestarian yang komprehensif diperlukan diantaranya digitalisasi, kolaborasi dengan generasi muda, pendidikan, dan integrasi teknologi dalam pertunjukan adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan. Melalui pemanfaatan media sosial, kampanye pemasaran digital, dan kerjasama dengan lembaga budaya serta pemerintah, musik Songah dapat dijaga agar tetap relevan dalam dunia yang semakin terhubung ini. Namun, penting untuk mempertimbangkan keseimbangan antara adaptasi teknologi dan pelestarian nilai-nilai tradisional. Transformasi musik Songah di era digital memiliki dampak signifikan terhadap pelestarian warisan budaya. Teknologi digital memberikan peluang baru dalam mempromosikan dan memperkenalkan musik Songah kepada publik yang lebih luas, baik lokal maupun global.
Copyrights © 2023