SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 8, No 1 (2024): March

Training assertive sebagai upaya mencegah kenakalan remaja kepada siswa

Kimmy Katkar (Universitas Semarang)
Maria Yuliana Wangge (Universitas Semarang)
Dewi Puspita Sari (Universitas Semarang)



Article Info

Publish Date
23 Mar 2024

Abstract

Abstrak Di era globalisasi sekarang ini kenakalan remaja semakin marak terjadi dimana-mana. Hal ini disebabkan salah satunya adalah karena individu tidak mau dan tidak mampu untuk jujur, terbuka tentang sikap dan perasaannya terhadap situasi sosial dalam pergaulan teman sebayanya. Individu yang kurang memiliki kemampuan dalam berperilaku asertif, akan mudah terpengaruh lingkungan sosial yang cenderung buruk dan tidak mampu untuk menolaknya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan perilaku asertif agar dapat terhindar dari kenakalan remaja pada siswa. Mitra kegiatan ini adalah SMP Kesatrian 1 Semarang dengan jumlah peserta sebanyak 20 siswa kelas VIII & IX. Metode yang digunakan untuk mengukur kegiatan ini adalah kuantitatif dengan pemberian kuesioner. Hasil kuesioner dievaluasi dengan menggunakan model pengukuran pre-test dan post-test, yang menunjukkan adanya peningkatan perilaku asertif pada siswa dengan skor sebesar 17,98. Nilai pretest yang semula 56,95 menjadi 74,93, menunjukkan adanya peningkatan perilaku asertif. Kegiatan ini bermanfaat bagi siswa, dengan adanya peningkatan perilaku asertif dapat mendorong agar lebih berani mengemukakan pendapat, perasaannya tanpa merugikan orang lain dan dapat terhindar dari kenakalan remaja. Kata kunci: asertif; kenakalan remaja; perilaku menyimpang; patologi sosial Abstract In the current era of globalization, juvenile delinquency is increasingly common everywhere. One of the reasons for this is that individuals are unwilling and unable to be honest and open about their attitudes and feelings towards social situations in the company of their peers. Individuals who lack the ability to behave assertively will easily influence a social environment that tends to be bad and will not be able to resist it. The aim of this service activity is to increase assertive behavior in order to avoid juvenile delinquency among students. The partner for this activity is SMP Kesatrian 1 Semarang with a total of 20 students from class VIII & IX. The method used to measure this activity is quantitative by administering a questionnaire. The results of the questionnaire were evaluated using a pre-test and post-test measurement model, which showed an increase in assertive behavior in students with a score of 17.98. The pretest score, which was originally 56.95, became 74.93, indicating an increase in assertive behavior. This activity is beneficial for students, by increasing assertive behavior it can encourage them to be more courageous in expressing their opinions and feelings without harming others and can avoid juvenile delinquency. Keywords: assertive; juvenile delinquency; deviant behavior; social pathology 

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...