Penelitian ini menganalisis semiotika dalam lagu "Langit Biru Cinta Searah" oleh JKT48 untuk memahami makna mendalam yang disampaikan melalui simbolisme dalam liriknya. Masalah utamanya adalah menganalisis bagaimana kata, frasa, dan kalimat dalam lirik berfungsi sebagai penanda yang menciptakan petanda, yaitu konsep atau pesan yang diwakili. Melalui analisis semiotika Saussure, kita dapat mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen musikal dan lirik dalam "Langit Biru Cinta Searah" berfungsi sebagai tanda yang membentuk dan menyampaikan makna. Analisis menunjukkan bahwa warna langit biru melambangkan kebebasan, harapan, dan ketenangan, mencerminkan perasaan damai dan bahagia yang dialami ketika seseorang merasakan cinta sejati. Lagu ini menggambarkan perjalanan emosi individu dalam cinta yang searah, yang sejalan dengan impian dan harapan setinggi langit biru. Dengan demikian, lagu ini bukan hanya sekadar ungkapan cinta, tetapi juga refleksi mendalam tentang perasaan manusia dan simbolisme harapan serta kebebasan dalam konteks cinta.
Copyrights © 2024