Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah)
Vol 7 No 2 (2024): Artikel Periode Research Juli 2024

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KESEIMBANGAN KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PEMERINTAH KABUPATEN TAPANULI TENGAH

Tanjung, Mansur (Unknown)
Riwayani, Riwayani (Unknown)
Permatasari, Dina Indah (Unknown)
Panggabean, Nova Zulfani (Unknown)
Tanjung, Azriadi (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2024

Abstract

Kinerja Pegawai suatu variabel yang dapat dipengaruhi berbagai faktor antara lain Kecerdasan Emosional, Keseimbangan Kehidupan Kerja, organisasi yang baik harus berusaha menjaga agar faktor yang berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai terpenuhi secara maksimal. Pada dasarnya SDM sangat berkaitan dengan Kinerja, maka Kinerja Pegawai tersebut masih sangat perlu ditingkatkan melalui Kecerdasan Emosional dan Keseimbangan kehidupan Kerja. sebaiknya seorang pegawai dalam melaksanakan pekerjaan lebih mengedepankan dan mampu menjaga emosionalnya secara cerdas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dan lapangan serta angket yang membuat daftar pertanyaan yang menyangkut objek penelitian yang di isi dan dijawab oleh responden. Dilakukan beberapa pengujian untuk mengetahui pengaruh Kecerdasan Emosional dan Keseimbangan kehidupan Kerja pegawai terhadap Kinerja Pegawai. Dari perhitungan koefisien korelasi, untuk melihat hubungannya diperoleh sebesar 0,741. Hal ini termasuk dalam korelasi tinggi. Dari perhitungan persamaan garis regresi linier variabel X1, X2 dan variabel Y adalah : Y = 1,55 + 0,97 x. Dalam hal ini antara variabel X1 (Kecerdasan Emosional) dan Keseimbangan Kehidupan Kerja (X2) dengan variabel Y (Kinerja Pegawai) adalah kearah positif, artinya apabila nilai X1 (Kecerdasan Emosional) = nol maka variabel Y (Kinerja Pegawai) = 1,55 dan apabila variabel X (Kecerdasan emosional) =1, maka variabel Y (kinerja pegawai) = 2,52 Untuk melihat seberapa besar pengaruhnya dilakukan perhitungan koefisien determinasi dan hasil yang diperoleh sebesar 54,91 % dan sisanya sebesar 45,09 % dipengaruhi oleh variabel lain seperti, variabel kepemimpinan, kinerja, motivasi, dan lain-lain. Dilakukan uji hipotesis dengan membandingkan nilai t hitung dengan nilai t tabel, hasil yang diperoleh nilai t hitung > dari nilai t tabel (6,149 > 2,048) maka hipotesis dapat diterima.

Copyrights © 2024