Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelami lebih dalam hubungan peer attachment dengan bullying pada santri di pondok pesantren. Sehingga peneliti menyusun riset dengan judul “Hubungan peer attachment dengan perilaku bullying pada santri di pondok pesantren”. Metode yang digunakan adalah korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini populasinya adalah Santri pondok pesantren yang berlokasi di Kota Padang Panjang Sumatera Barat, total santri yang ada di Kota Padang Panjang berjumlah 556 santri. Berdasarkan hasil analisis korelasi, maka didapatkan koefisien korelasi sebesar r = 0.110, p=0.090 (p>0.05) maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, dimana tidak terdapat hubungan peer attachment dengan perilaku bullying pada santri pondok pesantren. Kategorisassi data dari kedua variabel dalam penelitian ini menunjukkan secara umum bahwa perilaku bullying pada santri berada pada kategori sedang dengan persentase 50.20%. Kategorisasi variabel peer attachment berada pada kategori sedang dengan persentase 50.62% artinya santri pondok pesantren Padang Panjang cenderung memiliki kualitas kelekatan antara teman sebaya yang baik.
Copyrights © 2023