Penelitian ini ini dimaksudkan untuk menganalisis kemampuan akusisi pengetahuan praktek siswa melalui penggunaan media pembelajaran buku pedoman praktikum dan video tutorial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif denganteknik pengumupulan data menggunakan lembar observasi kegiatan praktikum. Dengan teknik analisis data menggunakan uji t sebagai metode uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan perbedaan kemampuan akuisisi pengetahuan siswa dengan menggunakan media pembelajaran yang bervariasi. Fakta ini menunjukan peran krusial media pembelajaran dalam memberikan kontribusi dalam penguatan wawasan siswa. Siswa cenderung menunjukan kemampuan akuisisi pengetahuan yang lebih baik ketika menggunakan video tutorial praktikum. Sedangkan media modul praktikum kurang mendukung dalam menuntun pengetahuan praktik siswa. Hal pokok yang menjadi penyebab perbedaan ini adalah terletak pada kemampuan video tutorial dalam menjelaskan prosedur praktikum secara utuh dengan bahasa yang lebih sederhana. Sehingga siswa hanya mengikuti tahapan kinerja dalam video menjadi keterampilan praktik. Sementara saat menggunakan modul praktikum, siswa kesulitan dalam memahami dan mengartikulasi kalimat dan kata yang menerangkan tahapan dan prosedur praktikum. Kekeliruan dalam analisis makna kata dan kalimat dan modul praktikum menjadi hambatan siswa untuk melakukan praktikum secara tuntas dan tepat sasaran.
Copyrights © 2023