Di tengah dinamika perkembangan teknologi dan tantangan global, Indonesia sebagai salah satu negara berkembang terus berupaya meningkatkan mutu dan aksesibilitas pendidikan dengan melakukan berbagai transformasi. Hal ini sesuai dengan agenda transformasi dalam UU Nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Salah satu transformasi dan inovasi yang diperkenalkan oleh Mendikbudristek Bapak Nadiem Makarim adalah penggunaan Aplikasi Platform Merdeka Mengajar (PMM), yang bertujuan untuk memberikan dukungan kepada guru dan kepala sekolah dalam pengelolaan pembelajaran serta peningkatan kinerja di lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Implementasi pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah melalui Aplikasi PMM serta faktor penghambat Implementasi pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah melalui Aplikasi PMM di Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian. Untuk menganalisis proses implementasi aplikasi PMM dalam pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai, peneliti menggunakan teori Charles O. Jones, yaitu: organisasi, interpretasi dan aplikasi. Dari hasil penelitian diperoleh data mengenai upaya sosialisasi program sudah berjalan dengan baik ditandai dengan pelaksanaan pendampingan secara serentak dan merata dengan koordinasi dari Dinas Pendidikan Provinsi, Cabang Dinas, Dinas Pendidikan Kabupaten dan BBGP serta melalui tim pendampingan pengisian RHK yang dibentuk oleh BBGP yang berasal dari guru penggerak. Aplikasi PMM memberikan kemudahan dalam penyusunan RHK dan lebih efisien karena lebih terintegrasi, selaras dengan kegiatan pembelajaran di sekolah dan peningkatan kompetensi pendidikan. Namun pemahaman guru terkait perencanaan RHK masih kurang karena program ini masih baru dan belum terbiasa dengan aplikasi PMM. Kendala yang menjadi faktor penghambat yang dihadapi ada pada akses internet yang terbatas atau tidak stabil dan pemahaman guru yang masih kurang dalam pengelolaan kinerja melalui aplikasi PMM. Kata kunci: Aplikasi, Kinerja, Pengelolaan, Platform Merdeka Mengajar
Copyrights © 2024