Penelitian ini mengkaji urgensi pemulihan terumbu karang di Bali secara berkelanjutan, mengingat ekosistem ini penting secara ekologis, ekonomis, dan sosial. Terumbu karang Bali mengalami kerusakan akibat perubahan iklim, polusi, dan aktivitas manusia yang tidak berkelanjutan. Artikel ini meninjau literatur dari 9 jurnal untuk mengevaluasi keberhasilan program rehabilitasi seperti Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) dan metode rehabilitasi rock pile. ICRG terbukti efektif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan melestarikan ekosistem pesisir, dengan keberhasilan restorasi di Pantai Sanur. Metode rock pile yang melibatkan komunitas lokal juga menunjukkan hasil positif dalam memulihkan ekosistem terumbu karang dan meningkatkan kesehatan perairan. Analisis SWOT menekankan pentingnya memanfaatkan kekuatan dan peluang untuk keberhasilan jangka panjang. Kajian ini menyimpulkan bahwa program pemulihan terumbu karang yang berkelanjutan berkontribusi pada konservasi lingkungan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir Bali.
Copyrights © 2024