Pendidikan adalah sistem sosial yang memungkinkan untuk mempersiapkan dan bersaing dengan orang lain. Selain itu, seseorang harus memiliki kepribadian yang ilmiah, pendidikan yang membentuk kepribadian, dan setelah dididik, memiliki kepribadian yang luhur, keterampilan akademik, dan harus mampu hidup dan berkembang dengan baik di masyarakat. Tanpa pendidikan, mustahil sekelompok orang hidup dan tumbuh sesuai dengan konsep pandangan hidup, yang bertujuan untuk kemajuan, kemakmuran, dan kebahagiaan. Demikian pula pendidikan sejarah sebagai salah satu media pendidikan pembentukan karakter memiliki aspek strategis. Untuk memahami dan memahami makna peristiwa masa lalu, setiap orang perlu memahami sejarah sejak dini, menghadapi kenyataan saat ini, dan menggunakannya sebagai dasar untuk menentukan sikap di masa depan.  Guru mempunyai peran yang begitu berarti dalam upaya pembentukan karakter peserta didik. Pekerjaan orang tua di rumah digantikan oleh guru sekolah yang mendidik anak-anaknya. Guru diangkat sebagai seseorang yang dapat memimpin siswa secara positif, dan status guru pula menuruskan petunjuk untuk peserta didik tentang bagaimana membangun kepribadian mereka. Guru di sekolah dapat mendidik siswa dengan mengembangkan nilai-nilai karakter yang mereka ketahui, pahami, dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan uraian di atas, dengan fokus pada siswa pembelajaran sejarah nasional, siswa dapat menanamkan nilai kepribadian yang kuat tertarik pada sejarah yang merangsang keinginan untuk mewujudkan dan menyadari cita-cita kebangsaan. Upaya Meningkatkan Kesadaran Mengajarkan Pentingnya Kebudayaan, Semangat Belajar NKRI, Umat, Sejarah Nasional dan Nasionalisme Pelajaran sejarah ini selalu mencermati sejarah, mengkaji dan mewujudkan pembentukan karakter.
Copyrights © 2022