Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain
Vol 3, No 1 (2024): Januari-Juni

PELATIHAN BATIK TULIS BAGI TUNARUNGU SANGGAR SENI DISABILITAS SIPAKATAU DI FAKULTAS SENI DAN DESAIN UNM

Aulia Evawani Nurdin (Universitas Negeri Makassar)
Hasnawati Hasnawati (Universitas Negeri Makassar)
Selfiana Saenal (Universitas Negeri Makassar)
Muhammad Suyudi (Universitas Negeri Makassar)
Andi Fauziyah Hijrina Fatimah (Universitas Negeri Makassar)



Article Info

Publish Date
07 Jun 2024

Abstract

Persaingan dunia kerja yang semakin ketat menyebabkan setiap individu berupa untuk menjadi pribadi yang lebih baik dengan memiliki keterampilan untuk mengisi peluang dunia kerja. Upaya peningkatan mutu diri sebagai pemenuhan dunia kerja juga dilakukan oleh masyarakat disabilitas. Salah satu karakteristik masyarakat disabilitas yang memiliki modal dasar untuk menggeluti dunia kerja adalah tunarungu. Keterampilan yang telah diasah berpotensi memberikan peluang bagi tunarungu untuk menempati posisi pekerjaan di bidang seni khususnya seni rupa dan  desain. Batik merupakan salah satu karya seni rupa. Sanggar Seni Disabilitas Sipakatau merupakan sanggar seni yang memberikan pemahaman dan keterampilan berkesenian bagi masyarakat disabilitas, salah satunya tunarungu. Tunarungu di sanggar seni tersebut telah memiliki beragam pengalaman berkesenian khususnya sendratasik (seni drama, tari dan musik) dan memiliki potensi untuk menempati posisi pekerjaan di bidang seni. Namun pada bidang seni rupa, masyaarakat disabilitas tunarungu di sangar seni tersebut belum memperoleh pengalaman bidang seni rupa khusunya batik. Maka diperlukan upaya untuk meningkatkan keterampilan masyarakat disabilitas khususnya tunarungu di Sanggar Seni Disabilitas Sipakatau melalui pelatihan batik tulis di Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Pelaksanaan pelatihan batik tulis bagi tunarungu Sanggar Seni Disabilitas Sipakatau bertujuan memberikan pemahaman tentang konsep batik dan keterampilan membuat batik tulis. Metode pelaksnaan pelatihan batik tulis bagi tunarungu Sanggar Seni Disabilitas Sipakatau di Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi, praktik dan evaluasi. Pelaksanaan pelatihan disertai penerjemah bahasa isyarat untuk memudahkan berkomunikasi dengan peserta. Pelatihan tersebut diikuti 17 tunarungu dengan rentang usia 19 – 23 Tahun. Peserta memperoleh pengalaman dalam membuat batik. Peserta memahami dan memiliki keterampilan dalam membuat batik tulis mulain dari proses pembuatan desain pada kertas, pemindahan desain, pelilinan atau mencanting, pewarnaan dan pelorodan atau pelepasan lilin dari kain. Keterampilan tersebut kelak dapat diaplikasi untuk memproduksi batik tulis

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

sureq

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Sureq Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain mencakup berbagai konsep, ide, praktik, fenomena, dan analisis yang berkaitan dengan topik pengabdian kepada masyarakat yang berbasiskan seni dan desain. Sureq Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain dimaksudkan untuk ...