Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen kesiswaan dalam pengembangan kecerdasan emosional peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Karawang. Kecerdasan emosional, yang mencakup kemampuan mengenali, mengelola, dan memahami emosi diri serta orang lain, menjadi semakin penting dalam pendidikan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAN 4 Karawang telah mengimplementasikan berbagai program yang komprehensif dan efektif dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa. Program-program tersebut termasuk "Emotional Literacy Workshop," sistem mentoring teman sebaya, integrasi nilai-nilai Islam, serta penggunaan teknologi dalam pembelajaran sosial-emosional. Faktor keberhasilan utama mencakup perencanaan strategis yang matang, keterlibatan aktif guru sebagai pembimbing emosional, dan kolaborasi antara sekolah dengan orang tua. Evaluasi program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kesadaran diri, pengelolaan emosi, motivasi, empati, dan keterampilan sosial siswa. Namun, tantangan seperti peningkatan kompetensi guru dalam kecerdasan emosional dan pengukuran dampak jangka panjang masih perlu diperhatikan. Secara keseluruhan, model manajemen kesiswaan di MAN 4 Karawang dapat menjadi referensi bagi institusi pendidikan lain yang ingin meningkatkan kecerdasan emosional peserta didiknya. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang program ini terhadap kesuksesan akademik dan karir alumni di era digital.
Copyrights © 2024