Jurnal Veteriner
Vol 25 No 1 (2024)

Pendekatan One Health: Deteksi Gen blaZ dari Isolat Staphylococcus aureus Asal Peternakan Sapi Perah di Sulawesi Selatan

Sartika Juwita (Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa)
Agustin Indrawati (IPB)
Retno Damajanti (IPB)
Safika Safika (IPB)
Ni Luh Putu Ika Mayasari (IPB)
Edi Purwanto (Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner, Balai Besar Veteriner Maros)
Handayani Halik (Laboratorium Biologi Molekuler dan Seluler, Hasanuddin University Medical Research Centre (HUM-RC), Universitas Hasanuddin)
Muh Ramadhan (Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Enrekang)
Suhartila Suhartila (Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Enrekang)



Article Info

Publish Date
09 Jun 2024

Abstract

Resistansi antibiotik merupakan masalah kesehatan penting di seluruh dunia yang berdampak pada kesehatan manusia dan hewan. Kehadiran gen resistan pada Isolat Staphylococcus aureus dapat berkontribusi pada pengembangan resistansi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan gen blaZ yang berasal dari isolat S. aureus yang resistan terhadap antibiotik penisilin G dari wilayah peternakan sapi perah di Provinsi Sulawesi Selatan. Sampel penelitian diperoleh dari 20 lokasi peternakan sapi perah yang tersebar di Kabupaten Enrekang. Identifikasi S. aureus dilakukan dengan metode fenotipik dan genotipik. Isolat S. aureus yang resistan terhadap antibiotik penisilin G berasal dari manusia (n=6), ternak sapi perah (n=10), dan produk dangke (n=2) diperoleh dari hasil uji sensitivitas terhadap antibiotik penisilin G (10 U) dengan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Deteksi gen blaZ menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat yang berasal dari manusia, ternak sapi perah, dan produk dangke terdeteksi keberadaan gen blaZ masing-masing sebesar 100%. Gen blaZ yang terdapat pada isolat manusia, hewan, dan produk dangke berpotensi menyebar antar isolat dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan manusia.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jvet

Publisher

Subject

Veterinary

Description

Jurnal Veteriner memuat naskah ilmiah dalam bidang kedokteran hewan. Naskah dapat berupa: hasil penelitian, artikel ulas balik (review), dan laporan kasus. Naskah harus asli (belum pernah dipublikasikan) dan ditulis menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Naskah ilmiah yang telah ...