Kendaraan listrik di Indonesia kini semakin banyak digunakan oleh masyarakat. Meningkatnya harga bahan bakar minyak dan kebijakan pemerintah yang menggiurkan akan membuat masyarakat perlahan beralih dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik. Dalam menggunakan kendaraan listrik, khususnya roda dua, terdapat berbagai sistem operasional. Masalah pada ban udara, seperti tekanan udara yang tidak memadai atau kebocoran, bisa sangat berbahaya. Untuk menghindari permasalahan tersebut, solusi terbaiknya adalah dengan memanfaatkan Ban Airless. Ban ini memiliki beberapa keunggulan, termasuk tidak pernah kempes dan tidak memerlukan tekanan udara. Namun, Ban Airless memiliki massa yang lebih besar dibandingkan Ban Pneumatik sehingga memerlukan energi yang lebih besar dalam penggunaannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan performa antara model Ban Airless dan Ban Pneumatik pada kendaraan listrik hub motor roda dua. Dapat disimpulkan bahwa kinerja Ban Airless sedikit lebih buruk dibandingkan Ban Pneumatik bertekanan optimal, namun masih lebih baik dibandingkan Ban Pneumatik dengan setengah dari tekanan optimal.
Copyrights © 2023