Tolak ukur keberhasilan proyek biasanya dilihat dari waktu keberhasilan yang singkat dengan biaya yang minimal tanpa meninggalkan mutu hasil perkerjaan. Oleh karena itu, dalam mengoptimasikan waktu dan biaya sangat perlu diperhatikan dalam perencanaan suatu proyek. Metode crash program merupakan salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengoptimasi waktu dan biaya dalam suatu proyek. Penelitian ini menggunakan metode crashing. Crashing adalah proses pengujian, dengan dilakukannya percepatan pada kegiatan-kegiatan yang berada di jalur kritis suatu proyek. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, pengujian yang dilakukan pada proyek pembangunan sarana dan prasarana SMA Negeri 1 Kalawat mengakibatkan bertambahnya biaya. Dari crashing diperoleh waktu penyelesaian 146 HK dengan total biaya proyek sebesar Rp. 2.562.129.862,36, sedangkan waktu penyelesaian normal 161 HK dengan total biaya proyek sebesar Rp. 2.535.364.551,60. Hasil crashing terjadi pereduksian waktu selama 15 HK dengan penambahan biaya total proyek sebesar Rp. 26.765.310,76. Kata kunci: keterlambatan pekerjaan, percepatan, crashing
Copyrights © 2023