Pendidikan dalam era globalisasi menekankan pentingnya siswa memiliki tidak hanya kecakapan akademis, tetapi juga kemampuan berpikir kreatif dan kewirausahaan. Kurikulum di Indonesia telah memperhitungkan kebutuhan ini dengan memasukkan mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan. Namun, tantangan yang masih dihadapi adalah tingkat keterlibatan siswa yang rendah dalam proses pembelajaran, yang dapat menghambat ekspresi kreatif dan pencapaian belajar mereka. Untuk mengatasi masalah ini, Project-based Learning muncul sebagai pendekatan yang inovatif untuk meningkatkan partisipasi dan pencapaian belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebagai tindakan perbaikan untuk menerapkan PjBL dalam mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan untuk siswa kelas XI di sebuah sekolah kejuruan di Padang Sidempuan. Metode penelitian tindakan kelas digunakan dengan dua siklus untuk meningkatkan tingkat keaktifan siswa serta hasil belajar mereka. Hasil dari kedua siklus menunjukkan peningkatan dalam domain pembelajaran kognitif dan psikomotorik. Siklus 1 menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam keterlibatan siswa dan hasil belajar dengan ketuntasan klasikal sebesar 38,46%, meskipun masih di bawah ambang batas yang diinginkan. Siklus 2 menggabungkan perbaikan berdasarkan refleksi Siklus 1, mencapai hasil pembelajaran kognitif dan psikomotorik yang memuaskan diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 73,26%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PjBL berdampak positif terhadap keterlibatan siswa dan hasil belajar, sehingga menyarankan penggunaannya secara terus menerus untuk meningkatkan praktik pendidikan di sekolah kejuruan.
Copyrights © 2024