Istilah (al-najm) adalah sebagai benda langit yang memiliki cahaya yang terihat dimalam hari dan terbentuk dari gas dan hidrogen. Bintang dalam Al-Qur’an disebutkan 13 kali. Penafsiran bintang menurut Tantawi Jawhari addalah digambarkan sebagai hiasan di langit yang dapat memberikan keindahan dengan cahayanya, bentuk dan tempatnya. Tantawi Jawhari menjelaskan di dalam tafsirnya tidak hanya membahas tentang bintang tetapi juga ada kaitannya dalam ilmu Astrolog, Astronomi maupun Fisika. Maka dari itu, peneliti menggunakan metode deskriptif-analisis untuk membahas tentang penelitian tersebut. Dari hasil penelitian itu beberapa benda langit telah disebutkan dalam Al-Qur’an khususnya tentang bintang kemudian beberapa metode untuk mengetahui letak bintang atau Ilmu Astronomi dalam penafsiran ilmiah Tantawi Jawhari bahwa Celestial Sphere (Bola Langit) atau Sky Map (Peta Langit) merupakan sebuah benda berbentuk bola maupun sebuah peta untuk mengetahui letak titik koordinat bintang. Sedangkan, manfaat bintang adalah sebagai petunjuk arah (navigasi) di daratan atau lautan, hiasan langit dan sebagai pemandangan yang indah di malam hari, alat pelempar setan dengan menggunakan masabih dan al-sahb, alat sumpah Allah Swt. atas posisi bintang dengan sifat-sifatnya seperti al-tariq, al-kunnas dan al-thaqib.
Copyrights © 2023