Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yaitu dengan suatu pengujian Marshall untuk mendapatkan hasil, dengan demikian akan terlihat pemanfaatan abu cangkang keong mas dan limbah batu bara pada campuran AC-WC. Adapun variasi pengganti filler yaitu abu cangkang keong mas 0% limbah batu bara 100%, abu cangkang keong mas 25% limbah batu bara 75%, abu cangkang keong mas 50% limbah batu bara 50%, abu cangkang keong mas 75% limbah batu bara 25%, abu cangkang keong mas 100% limbah batu bara 0%.Hasil penelitian menunjukkan pengganti filler dengan menggunakan abu cangkang keong mas dan limbah batu bara dengan kadar aspal optimum (KAO) yang dihasilkan yaitu 6,7%. Pada perendaman 30 menit memperoleh nilai rata-rata VIM 5,63%, nilai rata-rata VMA 18,21%, nilai rata-rata VFB 69,44%, nilai rata-rata stabilitas 2768,89 kg, dan nilai rata-rata flow 3,59 mm, pada perendaman 24 jam memperoleh nilai rata-rata VIM 5,08%, nilai rata-rata VMA 17,74%, nilai rata-rata VFB 71,59%, nilai rata-rata stabilitas 2569,41 kg, dan nilai rata-rata flow 3,67 mm, dan pada perendaman 48 jam memperoleh nilai rata-rata VIM 4,42%, nilai rata-rata VMA 17,17%, nilai rata-rata VFB 74,51%, nilai rata-rata stabilitas 2380,37 kg, dan nilai rata-rata flow 3,76 mm
Copyrights © 2023