Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar fisika pada konsep gelombang, jenis penelitian yang digunakan adalah Eksperimen dengan tipe posttest only group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 6 Kota Tidore Kepulauan yang berjumlah 32 orang yang tersebar dalam 2 kelas dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi siswa SMK Negeri 6 Tidore Kepulauan. Setelah diperoleh 2 kelas sebagai sampel, kemudian diacak dalam menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Untuk pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan tes. Tes dilaksanakan setelah pembelajaran, bentuk soal tes yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk esai dengan jumlah skor 80 butir. Data penelitian ini dianalisis menggunakan uji-t. Hasil perhitungan data diperoleh t-hit = 5,16 dan t-tab = 2,042 dengan tingkat signifikan 0,05. Dari hasil perhitungan dapat dikatakan t_hit > t_tab atau 6,16 > 2,042 dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Jigsaw konvensional dan model pembelajaran konsep gelombang yang dibuktikan dengan selisih rata-rata nilai kelas eksperimen yaitu 81,8 dan kelas kontrol sebesar 57,6 dengan peningkatan hasil belajar sebesar 17,61%.
Copyrights © 2024