Kanker kolorektal atau kanker usus besar merupakan kanker yang tersering di dunia menempati urutan ketiga terbanyak, begitu juga di Indonesia juga menempati urutan ketiga dan diperkirakan akan semakin meningkat. Faktor pencetus kejadian kanker kolorektal biasanya adalah makanan baik dari alkohol, makanan berlemak, makanan rendah serat dan tidak kalah pentingnya dikaitkan dengan obesitas dan diabetes. Angka kejadian obesitas tampaknya secara patomekanisme sering juga dihubungkan dengan kejadian diabetes dan ternyata juga merupakan pencetus kanker kolorektal. Bersamaan dengan meningkatkan insiden obesitas dan diabetes di Indonesia yang merupakan faktor resiko kanker kolorektal. Penyuluhn Pengaruh Indeks Masa Tubuh (IMT), Kadar Gula Darah dan Prilaku Diet Tinggi Serat Untuk Mencegah Kanker Kolorektal dilakukan di Puskesmas Dukuh Kupang Surabaya. Penyuluhan tersebut menggunakan media poster, leaflet dan alat peraga dengan peserta sebanyak 40 orang,. Sebelum penyuluhan peserta diberikan kuesioner tentang kebiasaan makan sayuran serta pengetahuan tentang diabetes, obesitas dan kanker kolorektal. Kebiasaan makan sayur peserta cukup baik, 19 orang (47,5%) makan sayur setiap hari, 15 orang (37,5%)makan sayur tiga kali seminggu dan hanya 4 orang (10%) makan sayur sekitar sekali per minggu.
Copyrights © 2023