Minyak jelantah merupakan limbah yang sering dihasilkan dari sisa penggorengan rumah tangga maupun pedagang. Tepatnya di Dusun Pawirodirjan, Gondomanan, Yogyakarta mayoritas masyarakat yang masih membuang limbah rumah tangga minyak jelantah begitu saja tanpa adanya pengelolaan kembali agar lebih ramah lingkungan. Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan minyak jelantah menyebabkan limbah ini sering terbuang begitu saja. Limbah minyak jelantah yang dibuang begitu saja tanpa diolah kembali akan mencemari lingkungan dan kesehatan. Berdasarkan permasalahan yang ada penulis memiliki tujuan yaitu dengan diberikannya pemahaman dan pelatihan mengenai pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi di Dusun Pawirodirjan, Gondomanan,Yogyakarta masyarakat dapat lebih menjaga kelestarian lingkungan serta mampu merubah limbah minyak jelantah menjadi barang yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan untuk melaksanakan projek yaitu dengan (1) pelatihan; (2) demonstrasi; (3) pendampingan; (4) evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2024. Lokasi projek berada di Dusun Pawirodirjan, Gondomanan,Yogyakarta. Hasil kegiatan Abdimas ini yaitu masyarakat menjadi memiliki pengetahuan mengenai bahaya minyak jelantah bagi lingkungan dan kesehatan serta dapat memanfaatkan limbah menjadi barang yang bernilai ekonomis. Menjadi peluang usaha bagi ibu-ibu PKK untuk menambah pendapatan setiap harinya sehingga mampu menciptakan ruang UMKM bagi ibu-ibu PKK Dusun Pawirodirjan. Kata kunci: Lilin aroma terapi, Minyak jelantah, Pengelolaan limbah, Pelatihan.
Copyrights © 2024