Pernikahan merupakan salah satu tugas perkembangan dewasa awal pada manusia. Setiap pernikahan mengalami dinamika yang berbeda-beda, salah satunya adalah Pernikahan Jarak Jauh. Pernikahan Jarak Jauh merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kecemasan pada individu sebagai pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh dalam pernikahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam menurunkan kecemasan pada penderita Separation Anxiety Disorder (SAD). Metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, jurnal harian atau self monitoring, dan skala kecemasan yang disesuaikan untuk mengukur tanda-tanda kecemasan, baik fisik maupun psikis, yang terdiri dari 14 item pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan skor kecemasan kedua subjek sebelum intervensi adalah 27 poin pada subjek 1 dan setelah intervensi poinnya turun menjadi 16 poin. Perbandingan antara fase intervensi dengan fase baseline setelah intervensi juga mengalami penurunan, dimana rata-rata skor pada hari pertama intervensi sebesar 36,8 poin, dan pada hari terakhir skornya menurun sebesar 12 poin menjadi 28 poin pada hari terakhir intervensi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan terapi perilaku kognitif pada pasangan jarak jauh telah berhasil menurunkan tingkat kecemasan mereka. Oleh karena itu diharapkan lebih banyak subjek yang mengalami penurunan kecemasan dengan penerapan CBT.
Copyrights © 2024