Tradisi Pareresan adalah salah satu nama tradisi yang masih berkembang di desa sangiang. Tradisi ini adalah Syukuran atas hasil bumi yang melimpah, dimana mayoritas masyarakatnya adalah petani. Pareresan sendiri berasal dari bahasa Sunda, reres panen, yang artinya panen telah usai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan nilai-nilai karakter pada tradisi pareresan di integarasikan dalam pembelajaran sejarah kelas X IPS 1 MA PUI Maja. Metode dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan deskriptif fokus penelitian pada siswa kelas X di MA PUI Maja tahun ajaran 2022/2023 dengan pemanfaatan nilai-nilai karakter Tradisi Pareresan sebagai sumber belajar sejarah. Teknik pengumpulan data metode ini diantaranya observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bahwa proses pembelajaran sejarah dikelas X IPS 1 MA PUI Maja dalam pelaksanaan pembelajaran, metode guru menjelaskan pembelajaran sejarah dengan ceramah kepada peserta didik hal ini kurang diminati peserta didik dalam mengikuti pembelajaran sejarah. Bentuk implementasi pembelajaran sejarah dengan memanfatkan nilai-nilai karakter tradisi pareresan di kelas X IPS 1 MA PUI Maja, guru menayangkan video tradsi pareresan di situ sangiang kepada peserta didik hal ini diminati peserta didik dalam mengikuti pembelajaran sejarah. Kondisi ini tampak peserta didik aktif bertaya kepada guru pada saat menayangkan video tradisi pareresan semua siswa pokus melihatnya.Kata kunci : Nilai-nilai Karakter, Tradisi Pareresan, Pembelajaran Sejarah
Copyrights © 2024