Kecemasan akademik yang dapat berupa perasaan gelisah atau distress dengan manifestasi psikologis, kognitif, somatik, dan motorik menjadi masalah yang umum bagi mahasiswa baru. Berpikir positif dinilai dapat menurunkan tingkat kecemasan akademik. Oleh karena itu penelitian ini merupakan studi eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan berpikir positif untuk menurunkan kecemasan akademik pada mahasiswa baru. Metode eksperimental menggunakan quasi design yang hanya melibatkan satu kelompok perlakuan, yaitu one-group pretest-posttest. Partisipan penelitian terdiri dari 11 partisipan yang sedang menjalani perkuliahan semester satu di Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia. Analisis data menggunakan teknik non-parametric statistic test yaitu Wilcoxon Signed-Ranked Test. Analisis tersebut menghasilkan z score sebesar 2,845 dengan p value kurang dari 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan pelatihan berpikir positif terhadap kecemasan akademik. Hal tersebut menunjukkan bahwa pelatihan berpikir positif secara signifikan dapat menurunkan kecemasan akademik pada partisipan.
Copyrights © 2024