Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak melalui penggunaan media permainan interaktif dalam pembelajaran sains. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model Kemmis Mctaggart. Penelitian ini melibatkan 12 anak TK Angkasa LANUD Adi Soemarmo yang berusia antara lima sampai dengan enam tahun. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi untuk menggali data dan terdiri dari empat tahap dalam setiap siklusnya. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis anak di TK Angkasa Lanud Adi Soemarmo dapat meningkat dengan penggunaan media games interaktif dalam pembelajaran sains. Pada Siklus 1 anak menunjukkan kemampuan berpikir sangat baik. Namun, mereka masih perlu adanya peningkatan dalam aspek "Membandingkan ukuran benda-benda langit" dan "Menyusun letak bumi, bulan, dan matahari berdasarkan posisi". Pada Siklus II dan III anak menunjukkan peningkatan kemampuan sebanyak 44.26% dan 18.18% dalam kategori BSH dan BSB dibeberapa aspek, seperti "Mengklasifikasikan benda langit berdasarkan fungsi dan perbedaannya", "Membandingkan ukuran benda-benda langit", dan "Memprediksi suatu peristiwa yang disebabkan oleh benda langit". Data ini menunjukkan bahwa anak-anak memahami konsep-konsep dasar tentang benda langit dengan baik dan mampu menggunakan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan media permainan interaktif dalam pembelajaran sains, temuan penelitian ini membantu mengatasi masalah tentang kemampuan berpikir kritis anak usia dini.
Copyrights © 2024