Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik campuran dengan penambahan limbah Styrofoam pada campuran AC-WC. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian Marshall. Dari hasil pengujian pada campuran AC-WC dengan penambahan limbah Styrofoam metode marshall konvensional diperoleh karakteristik campuran dengan nilai stabilitas, flow, VIM, VMA dan VFB yang telah memenuhi syarat dalam standar Bina Marga 2018. Limbah Styrofoam sangat mempengaruhi nilai stabilitas, flow, VIM, VMA, dan VFB. Penggunaan kadar limbah Styrofoam yang banyak membuat rongga dalam campuran menjadi kecil sehingga campuran bisa lebih tahan terhadap air, tetapi kekuatan campuran menurun dikarenakan semakin bertambah kadar limbah Styrofoamsehingga membuat rongga dalam campuran banyak yang terisi oleh butiran limbah Styrofoam yang telah larut dan tercampur dengan aspal yang mengakibatkan aspal tidak efektif dalam mengikat agregat sehingga kekuatan campuran menjadi berkurang
Copyrights © 2022