Metodologi dalam penelitian ini adalah melakukan serangkaian pengujian karakteristik tanah kemudian merancang komposisi campuran pengujian Kompaksi (Proctor Standard) untuk mendapatkan nilai kadar air optimum, Pengujian California Bearing Ratio (Unsoaked Design CBR dan Soaked Design CBR) untuk mendapatkan nilai daya dukung tanah.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tanah memenuhi karakteristik sebagai tanah lempung. Dari pengujian Kompaksi standard pada titik 1 dan titik 2 dengan variasi campuran 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10% mengalami peningkatanpada kadar air optimum dan kepadatan kering makasimum.Pada kadar air optimum pada titik 1 yaitu 21,982%, 23,210%, 23,577%, 23,813%, 24,303%. Sedangkan pada titik 2 yaitu 22,046%, 22,898%, 23,200%, 23,750%, 24,000%. Dari pengujian California Bearing Ratio pada Unsoaked Design CBR mengalami peningkatan harga CBR baik titik 1 maupun titik 2 dimana harga CBR titik 1 yaitu 4,967%, 8,200%, 9,267%, 10,167% sedangkan harga CBR pada titik 2 yaitu 2,200%, 3,633%, 4,200%, 5,300%, 8,667%. Untuk Pengujian California Bearing Ratio pada Soaked Design CBR diperoleh harga CBR pada titik 1 yaitu 2,500%, 3,100%, 5,667%, 7,933%, 8,567% sedangkan pada titik 2 yaitu 1,867%, 2,367%, 3,700%, 4,733%, 5,367%. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa abu bonggol jagung meningkatkan nilai CBR tanah sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan daya dukung tanah lempung organik.
Copyrights © 2020