Jembatan Penyeberangan Orang merupakan salah satu fasilitas pejalan kaki yang sangat bermanfaat bagi kelancaran lalu lintas. Sedangkan dari hasil pengamatan, Jembatan Penyeberangan Orang di Jalan A.P. Pettarani belum dimanfaatkan secara optimal, sebagai contoh pejalan kaki masih mengunakan badan jalan sebagai media untuk penyeberangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisistik pejalan kaki dan persepsi pejalan kaki terhadap fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang di Jalan A.P.Pettarani. Metode yang digunakan adalah metode wawancara dengan menggunakan kuisioner atau angket dan dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh karakterisitik pejalan kaki lebih didominasi oleh laki-laki dengan rentang umur yaitu 17-26 tahun oleh pelajar/mahasiswa, dan persepsi pejalan kaki sangat bervariasi baik yang menggunakan maupun yang tidak menggunakan Jembatan Penyeberangan Orang A.P Pettarani. Dari semua variabel yang diteliti, variabel yang paling mempengaruhi adalah variabel X3 yaitu jarak tempuh yang mana pada beberapa kasus pejalan kaki enggan untuk menggunakan Jembatan Penyeberangan Orang karena jarak dari titik melakukan perjalanan ke tempat tujuan menjadi lebih jauh. Sehingga terkadang banyak pejalan kaki yang lebih memilih untuk melintas di badan jalan.
Copyrights © 2020