Serat mendong merupakan satu dari sekian tumbuhan yang ada di rawa, tumbuh dengan panjang kurang lebih 100 cm dan memiliki diameter sekitar 1,5 mm dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan anyaman seperti tas, tikar dan lain sebagainya. Studi ini dimaksudkan agar diketahui karakteristik pencampuran Stone Matrix Asphalt Kasar dengan bahan tambah serat mendong dan pengaruh penambahan serat mendong sebagai bahan tambah pada pencampuran Stone Matrix Asphalt Kasar. Metode pada studi ini adalah melaksanakan beberapa pengujian untuk mengetahui nilai karakteristik pencampuran Stone Matrix Asphalt (SMA) Kasar yang menggunakan serat mendong sebagai bahan tambah terhadap SMA Kasar melalui pengujian Marshall Konvensional, dengan mengacu pada Spesifiksasi Umum 2018 untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan (Revisi 2) Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia dan Standar Pengujian SNI. Hasil penelitian dari pengujian Marshall Konvensional menghasilkan pencampuran Stone Matrix Asphalt Kasar dengan variasi bahan tambah serat mendong 0%, 1%, 2%, 3%, 4%, dengan kadar Aspal 7%. Bahan tambah sangat mempengaruhi nilai pengujian Marshall dimana nilai Stabilitas, Flow mengalami penurunan dan untuk nilai VIM dan VMA mengalami kenaikan.
Copyrights © 2024