Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan pengawasan terhadap kinerja karyawan pada PT. Merras Danac Utama Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan sampel sembayak 93 responden. Hasil penelitian bahwa Pelatihan Kerja (X1) memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja (Y) dengan persamaan Y = 36,155 + 0,211X1. Korelasi pelatihan kerja (X1) dan kinerja (Y) sebesar 0,280 artinya tingkat hubungan pelatihan kerja (X1) dan kinerja (Y) adalah rendah. Nilai t hitung (2,781) > t tabel (1,661) artinya Pelatihan Kerja (X1) secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja (Y). Pengawasan Kerja (X2) memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja (Y) dengan persamaan Y = 4,973 + 1,114X2. Korelasi pengawasan kerja (X2) dan kinerja (Y) sebesar 0,957 artinya tingkat hubungan pengawasan kerja (X2) dan kinerja (Y) adalah sangat tinggi. Nilai t hitung (31,340) > t tabel (1,661) artinya Pengawasan Kerja (X2) secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja (Y). Pelatihan Kerja (X1) dan Pengawasan Kerja (X2) secara simultan memiliki hubungan positif dan searah dengan persamaan Y = 3,671 + 0,44X1 + 1,098X2. Korelasi pelatihan kerja dan pengawasan kerja (X2) terhadap kinerja (Y) sebesar 0,958 artinya tingkat hubungan pelatihan kerja (X1) dan pengawasan kerja (X2) terhadap kinerja (Y) sangat tinngi. Hasil uji F dapat dilihat bahwa nilai F hitung sebesar (506,368) > F tabel (3,098) artinya Pelatihan Kerja (X1) dan Pengawasan Kerja (X2) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja (Y).
Copyrights © 2024