Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Perbedaan Profil Sosial Ekonomi, Pengetahuan, Sikap Antara Pembeli Mie Basah Berformalin Dan Pembeli Mie Basah Tidak Berformalin Dari Pasar Johar Kota Semarang Shinta, Dewi; Suyatno, -; Nugraheni, S.A.
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 2, No 4 (2014): JULI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.002 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v2i4.6408

Abstract

Mie basah adalah makanan yang rentan ditambahkan formalin sebagai pengawet. Meskipun demikian mie basah berformalin banyak dibeli karena ketidaktahuan konsumen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan profil sosial ekonomi, pengetahuan, sikap antara pembeli mie basah berformalin dan tidak berformalin dari Pasar Johar Kota Semarang. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel  pembeli mie berformalin sebanyak 37 di Johar, 8 di Sompok Lama. Pembeli mie tidak berformalin 32 di Johar, 13 di Sumurboto. Analisis dengan Chi-Square, T-Test, Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan pembeli mie berformalin berjenis kelamin perempuan (91,1%), rerata umur 41,58 tahun, rerata pendidikan 9 tahun, status tidak bekerja (51,1%), rerata pendapatan perkapita perbulan Rp 400.000, rerata skor pengetahuan 50%, rerata skor sikap 60%. Pada pembeli mie tidak berformalin berjenis kelamin perempuan (91,1%), rerata pendidikan 9 tahun, status tidak bekerja (48,5%), rerata pendapatan perkapita perbulan Rp 425.000, rerata skor pengetahuan 66,7%, rerata skor sikap 75,9%. Hasil uji statistik menunjukkan ada perbedaan, pembeli mie tidak berformalin memiliki pendapatan lebih tinggi dibandingkan pembeli mie berformalin (p=0,004), pembeli mie tidak berformalin memiliki rerata skor pengetahuan lebih tinggi dibandingkan pembeli mie berformalin (p=0,0001), pembeli mie tidak berformalin memiliki rerata skor sikap lebih tinggi dibandingkan pembeli mie berformalin (p=0,001). Tidak ada perbedaan jenis kelamin (p=1,000), umur (p=709), pendidikan (p=0,281), status bekerja (p=0,804) antara pembeli mie berformalin dan tidak berformalin. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kota setempat untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait mie basah berformalin terutama untuk masyarakat sosial ekonomi rendah
Efektivitas Penggunaan Media Komik Edukasi Bermuatan Budaya Jawa dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Lestari, Endah Yuliana; Shinta, Dewi; Susilo, Joko; Khoirulloh, Khoirulloh
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2503

Abstract

Membaca pemahaman merupakan keterampilan yang sangat diperlukan dalam pembelajaran bahasa Indonesia, salah satunya pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media komik edukasi bermuatan budaya jawa dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa SD Bratan 02 Surakarta. Sementara itu, sampel penelitian adalah siswa kelas IV A yang berjumlah 12 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B yang berjumlah 12 siswa sebagai kelas kontrol. Analisis data dengan teknik statistika deskriptif meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji beda independent test menggunakan software SPSS versi 25 untuk windows 10. Diperoleh hasil pengolahan data menggunakan uji beda independent t-test menunjukkan nilai sig. (2-tailed) adalah 0,008<0,05. Maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat perbedaan rata-rata signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa media komik efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar.
KARAKTERISASI HIDROKSIAPATIT YANG DISINTESIS DARI SISIK IKAN GABUS (Channa striata) DENGAN VARIASI SUHU KALSINASI Sulistiawati, Sulistiawati; Rusdiana, Siti; Shinta, Dewi
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkgm.v4i1.1181

Abstract

Latar Belakang: Hidroksiapatit merupakan salah satu material biokeramik dengan rumus kimia Ca10(PO4)6(OH)2 yang termasuk dalam senyawa kelompok mineral apatit yang terdiri dari kalsium dan fosfor. Sintesis hidroksiapatit dapat menggunakan bahan alami yaitu sisik ikan gabus (Channa striata). Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan karakteristik hidroksiapatit dari sisik ikan gabus dengan variasi suhu kalsinasi. Metode: Penelitian ini mensintesis sisik ikan gabus dengan menggunakan prekrusor kalsium hidroksida (Ca(OH)2) dan asam fosfat (H3PO4) serta penambahan larutan NaOH. Endapan hidroksiapatit sisik ikan gabus yang dihasilkan lalu dikalsinasi menggunakan berbagai variasi suhu yaitu 700⸰C, 800⸰C, dan 900⸰C. Karakterisasi struktur derajat kristalinitas hidroksiapatit ditentukan dengan menggunakan x-ray diffraction (XRD) Hasil: Analisa XRD menunjukkan derajat kristalinitas hidroksiapatit sisik ikan gabus pada suhu suhu 700⸰C dengan tingkat derajat kristalinitas 67.7%, 800⸰C dengan tingkat derajat kristalinitas 79.2%, dan pada suhu 900⸰C dengan tingkat derajat kristalinitas 58.5% Kesimpulan: Suhu 800⸰C merupakan suhu optimum dalam sintesis sisik ikan gabus dikarenakan memiliki derajat kristalinitas yang paling tinggi. Kata Kunci: Sisik ikan gabus, derajat kristalinitas, hidroksiapatit, suhu kalsinasi, x-ray diffraction
Efektivitas Penggunaan Media Komik Edukasi Bermuatan Budaya Jawa dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Lestari, Endah Yuliana; Shinta, Dewi; Susilo, Joko; Khoirulloh, Khoirulloh
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2503

Abstract

Membaca pemahaman merupakan keterampilan yang sangat diperlukan dalam pembelajaran bahasa Indonesia, salah satunya pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media komik edukasi bermuatan budaya jawa dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa SD Bratan 02 Surakarta. Sementara itu, sampel penelitian adalah siswa kelas IV A yang berjumlah 12 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B yang berjumlah 12 siswa sebagai kelas kontrol. Analisis data dengan teknik statistika deskriptif meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji beda independent test menggunakan software SPSS versi 25 untuk windows 10. Diperoleh hasil pengolahan data menggunakan uji beda independent t-test menunjukkan nilai sig. (2-tailed) adalah 0,008<0,05. Maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat perbedaan rata-rata signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa media komik efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar.
PENINGKATAN POTENSI DESA PEKALANGAN MELALUI KEGIATAN SOSIALISASI DAN PELATIHAN JAKABA DEMI MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG KREATIF DAN INOVATIF Nugrahani, Tri Agustina; Pahlevi, Naufal Reza; Wibowo, Ari Irawan Prasetyo; Pratama, Ferdiansyah Dwi; Henanta, Dinda Alvita Izza; Shinta, Dewi; Kristianti, Meylani; Lutfiah, Diana; Ariani, Dinda Yunistri; Jannah, Fadhila Ilma Thariqul; Agustin, Sindi Dwi; Amalia, Karina Nine
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Mei-Agustus 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i2.3248

Abstract

Jakaba is a type of poc whose main ingredient is water left over from washing rice or commonly called leri water. Jakaba's outreach and training activities carried out in Pekalangan Village were carried out with the aim of increasing village potential. With this activity it is hoped that it can increase the knowledge and income of the community through the utilization of waste water left over from washing rice. This research was conducted using a qualitative descriptive method, and by using interviews and observations to collect the necessary data. The purpose of carrying out the socialization and training of Jakaba's liquid organic fertilizer is community service, namely by increasing farmers' knowledge of Jakaba as a cheap, easy and effective POC with high mineral and nutrient content. Improving the welfare of farmers after developing Jakaba by selling it through social media or marketplaces
Eksplorasi Etnomatematika Arsitektur Masjid Agung Nurul Kalam Islam: Bagaimana Kaitannya dengan Nilai-Nilai Islam Nalim; Fahmy, Ahmad Faridh Ricky; Shinta, Dewi; Albab, Ulul; Ramadhan, Muna Zahro
Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi Vol 8 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA AL QALASADI
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qalasadi.v8i2.9357

Abstract

This research aims to explore ethnomathematics in the architecture of the Nurul Kalam Grand Mosque in Pemalang and its relation to Islamic values. This qualitative research collects data through interviews, observation and documentation studies. The research results show that (1) there is an exploration of the architecture of the Nurul Kalam Pemalang grand mosque which can be seen from the planning design concept showing the spatial layout, symbols, motifs and forms of buildings typical of Pemalang. (2) the content of Islamic religious education values is attached to the philosophical meaning in every corner, the shape of the building and various ornaments in the mosque such as a pyramid-shaped roof with straight line ornaments as a representation of the faith, also a tower with a height of 51 meter as a symbol of the nature of Allah's compassion found in Asmaul Husna. (3) the implementation of Islamic education is found in the main function of the mosque as a place of worship and a scientific center. This is realized through various activities such as places to study the Qur’an, regular recitations, libraries and social activities during Ramadan. The contribution of this research can be used as a reference for Islamic education to increase scientific knowledge through mosque architecture for broad-minded Islamic education.
ANALISIS PENDEKATAN GURU BIOLOGI DALAM MENYAMPAIKAN MATERI SISTEM EKSKRESI TERHADAP SMA DI WILAYAH URBAN Apriliya, Lili; Shinta, Dewi; Adelia, Putri; Rahmani, Syifa; Virginia, Zana; Aryanto, Glorio Brian; Ristanto, Rizhal Hendi; Safitri, Dini
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i2.1346

Abstract

Pendekatan guru dalam mengajar sistem ekskresi dapat dilakukan dengan berbagai metode, fungsi dari sistem ekskresi dapat membantu dalam menghilangkan limbah dan racun dari tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan guru biologi dalam menyampaikan materi sistem ekskresi pada siswa SMAS di daerah perkotaan. Responden penelitian ini berjumlah 23 peserta didik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan eksploratif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini juga melibatkan metode observasi secara langsung di lapangan, instrumen wawancara dan beberapa pernyataan setuju atau tidak setuju yang diisi oleh 23 siswa. Hasil penelitian terlihat bahwa pendekatan guru dalam pembelajaran sistem ekskresi menggunakan strategi pembelajaran visual melalui media seperti video, gambar, dan animasi. Selain itu, guru juga memanfaatkan gambar-gambar yang memperlihatkan bagian-bagian organ ekskresi secara rinci. Guru biologi di SMAS YP-BDN Jakarta melakukan eksperimen atau kegiatan praktikum yang konkret dan mudah dipahami yang akan diintegrasikan pada konsep sistem ekskresi dalam kehidupan sehari-hari untuk membuat materi lebih relevan bagi siswa. Salah satu metode yang dapat menjadi solusi dalam permasalahan ini adalah penerapan metode model discovery learning. Model discovery learning mengajak siswa-siswi di kelas XI IPA 1 SMAS YP-BDN Jakarta untuk lebih aktif dalam menemukan konsep dan melakukan penyelidikan sendiri serta mendorong siswa-siswi kelas XI IPA 1 untuk berkolaborasi secara efektif dalam kelompok, meningkatkan keberanian dalam menyampaikan pendapatnya.
The Experiences of Blended Training Implementation from Nutrition Goes to School (NGTS) Program in Indonesia Februhartanty, Judhiastuty; Pramesthi, Indriya Laras; Kusuma, Sari; Shinta, Dewi; Dewi, Aisyah Nurcita; Ermayani, Evi; Hidayat, Ahmad Thohir; Oka, A A Sagung Indriani; Andari, Izzati Hayu; Wiradnyani, Luh Ade Ari
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jgp.2025.20.1.11-20

Abstract

This study aimed to evaluate the implementation of a blended training for school teachers on adolescent health and nutrition. The training objective was to improve teachers’ knowledge, as well as their capacity to develop and implement action plans on school-based health and nutrition programs. Adolescents continue to face nutrition problems closely linked with poor eating behaviours and lack of physical activity. School has been identified as an effective venue for improving these problems. Many teachers’ training programs were reported on increasing the teachers’ roles in school health and nutrition program, but studies utilizing a blended training is lacking. This study used pre-post intervention with mixed methods design. The participants of this blended training were secondary school teachers who enrolled in a five-phase Nutrition Goes to School (NGTS) training on school-based nutrition promotion program, comprising in-service learning and on-the-job training for ten months. The participants decreased throughout the training to 114 participants completed the whole training. Out of 114 participants, 25 (22%) passed this NGTS blended training. Participants’ knowledge on health and nutrition improved as shown in pre-test median score of 60 and post-test median score of 80 (p<0.001). The final assignment on developing action plans showed a relatively good quality of engagement based on the participants’ understanding on the NGTS program, their resources, and their ability to manage challenges. Blended training with long duration but accompanied with technical assistance can provide added value in understanding the process of the NGTS program implementation and school-based health and nutrition program in general. However, the high attrition rate should be improved by facilitating more varied and engaging activities as part of the technical assistance in the future training program.
ANALISIS DAMPAK PERILAKU FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL Shinta, Dewi; Marniati, Marniati; Herawati, Herawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4775

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) is a phenomenon of the fear of being left out or missing important information, often occurring due to social media. This study aims to analyze the impact of Fear of Missing Out (FoMO) behavior on social media usage. The method used in this study is a literature review. The results of this literature review indicate that there are 14 variables positively correlated with FoMO: social comparison, social media addiction, loneliness, perfectionism, stalking, social media fatigue, academic stress, need for affiliation, neuroticism, anxiety, depression, stress, relative deprivation, and self-regulatory fatigue. Three variables negatively correlated with FoMO are psychological well-being, self-regulation, and self-control. 
Meningkatkan Evaluasi Belajar Mengajar Mbkm Di Inspektorat Provinsi Sumatera Utara Mariyam; Shinta, Dewi; Larasati, Annisa; nainggolan, Ayu lestari; Pardede, jefry Kalvin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Dispilin Ilmu Juli 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v1i2.3048

Abstract

Penilaian yang efektif dalam proses belajar mengajar merupakan hal yang penting untuk memastikan kualitas pendidikan yang optimal. Dalam konteks ini, pengabdian kepada masyarakat (MBKM) dapat berperan dalam meningkatkan evaluasi belajar mengajar di Inspektorat Provinsi Sumatera Utara Mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan strategi penilaian yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan evaluasi belajar mengajar di Inspektorat Provinsi Sumatera Utara Mahasiswa.