Indonesia saat ini berada dalam keadaan darurat akibat kekerasan seksual terhadap anak. Pendidikan seksualitas sejak dini penting untuk mengurangi kekerasan seksual. Namun, pencegahan pelecehan seksual khusus sekolah di Serang masih terbatas. Tujuan dari media pendidikan kesehatan reproduksi dapat menjadi solusi efektif dalam melaksanakan pencegahan primer kekerasan seksual pada anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendidikan kesehatan melalui sandiwara bergambar, musik dan lagu, video drama dan role play. Proyek ini dilaksanakan di TKIT Nusantara Banten, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang dan melibatkan 20 siswa dan 2 orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% anak mengikuti pendidikan kesehatan reproduksi. Pengetahuan dan keterampilan anak meningkat sebesar 92% setelah diberikan pembelajaran media, dibandingkan hanya 63% yang memperoleh pembelajaran tanpa media. Di akhir latihan, anak dapat memperlihatkan beberapa bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain dan berlatih menyanyikan lagu untuk mencegah kekerasan seksual dengan gerakan yang benar. Berdasarkan hasil tersebut maka edukasi media kesehatan reproduksi sangat efektif sehingga penerapannya dalam penyuluhan kesehatan reproduksi sangat dianjurkan khususnya pada anak.
Copyrights © 2024