Kepemimpinan berbasis kecerdasan emosional adalah sebuah kemampuan mengatur dan mengelola emosi. Pemimpin yang memiliki kecerdasan emosional akan melibatkan kemampuan mengelola emosi sehingga bisa mengarahkan emosinya ke arah yang positif. Dengan bimbingan pemimpin yang cerdas secara emosi akan membuat seseorang merasa nyaman sehingga memudahkan dalam berinteraksi dalam sebuah lembaga. Begitupun sebaliknya, tanpa kecerdasan emosional yang baik maka pemimpin akan sulit membangun kebersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepemimpinan berbasis kecerdasan emosional pada dimensi kompetensi pribadi maupun dimensi kompetensi sosial kepala madrasah dalam membangun relasi kemitraan di lingkungan lembaga. Metode yang digunakan penulis adalah metode kepustakaan atau library research atau biasa disebut dengan sumber data sekunder. Pendekatan yang dilakukan dalam mengkaji di penulisan ini adalah pendekatan pedagogis. Hasil penelitian ini adalah: 1) Beberapa analisa menjelaskan Kepala Madrasah berbasis kecerdasan emosional pada dimensi kompetensi pribadi menunjukkan bahwa pemimpin memiliki kesadaran diri dan mampu mengelola diri. 2) Hasil analisa menjelaskan Kepala Madrasah berbasis kecerdasan emosional mempunyai kemampuan dalam membangun relasi dalam sebuah lingkungan kerja dengan kondusif. Keywords: Kepemimpinan Lembaga, Kecerdasan Emosional, Konflik lembaga.
Copyrights © 2024