Hipertensi merupakan satu dari banyak penyakit tidak menular (PTM) yang memiliki prevalensi cukup tinggi di level global. Latihan fisik dan pengelolaan stres merupakan dua aspek vital yang wajib diterapkan agar tekanan darah dan tingkat stres klien hipertensi dapat terkontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi latihan dumbbell dan terapi afirmasi diri positif terhadap tekanan darah dan tingkat stres klien dengan hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan one group pre post test. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret 2022 di Kelurahan Curug, Kota Depok dengan jumlah responden sebanyak 8 orang. Pengukuran tekanan darah menggunakan Sphygmomanometer terkalibrasi merek OneMed, sedangkan pengukuran tingkat stres dinilai dengan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi latihan dumbbell dan terapi afirmasi diri positif selama 6 sesi (1 sesi = 30 menit) dalam waktu 2 minggu dapat menurunkan rata-rata tekanan darah sistolik hingga 5 mmHg dan menurunkan rata-rata tekanan darah diastolik hingga 15 mmHg. Selain itu, rata-rata tingkat stres juga menurun, dari rata-rata skor tingkat stres sebesar 15, turun 2 poin menjadi 13. Perawat Keluarga, Medikal Bedah, dan Jiwa diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menerapkan intervensi ini secara berkelanjutan di tatanan komunitas.
Copyrights © 2024