Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pelaksanaan pembelajaran pada masa pandemi Covid 19 kelas I di SD/MI se Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah dan Guru kelas I yang terdiri dari 16 sekolah SD/MI yang tersebar di 1 Kota dan 4 daerah tingkat 2 provinsi Kalimantan Tengah, yaitu kota Palangka Raya terdiri dari 4 SD/MI, Kapuas terdiri dari 4 SD/MI, Kotawaringin Timur terdiri dari 4 SD/MI, Pulang Pisau terdiri dari 2 SD/MI, dan Katingan terdiri dari 2 SD/MI. Teknik analisis data menggunakan Miles and Huberman dengan teknik pengabsahan data triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam pembelajaran daring dari 16 sekolah yang diteliti 15 sekolah melakukan pengurangan jam belajar selama 10 menit, sedangkan 1 sekolah lainnya selama 5 menit, dengan 1 sekolah yang tetap melaksanakan pembelajaran luring. Adapun media yang digunakan didominasi oleh Whatsapp, dan video call WA. Dalam pembelajaran PTMT diketahui dari 16 sekolah yang diteliti 50% menggunakan pergantian jam atau sesi, sedangkan 50% lainnya menggunakan pergantian hari masuk. Adapun strategi yang digunakan dalam PTMT diantaranya dengan penggunaan double camera. Selanjutnya dalam pembelajaran luring beberapa kegiatan sebagai usaha pencegahan learning loss yaitu dengan program Jam ke Nol dan matrikulasi.
Copyrights © 2024