Pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan pendapatan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti kebutuhan pangan sehingga mempengaruhi pola konsumsi dan status gizi terutama balita yang menjadi kelompok rentan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola konsumsi dan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas 1 Jembrana pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 75 orang yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Pengambilan data penelitian ini dilakukan pada bulan April 2022. Food Frequency Questionnaire (FFQ) merupakan instrumen yang digunakan dalam pengambilan data pola konsumsi dan berat badan menurut umur merupakan metode yang digunakan untuk menilai status gizi balita. Balita yang terlibat dalam penelitian ini sebagain besar berjenis kelamin laki-laki (54,7%), dengan rentang usia balita 12-36 bulan (61,3%). Pola konsumsi balita sebagian besar berada pada konsumsi kurang (78,7%). Walaupun pola konsumsi sebagian besar kurang, namun status gizi balita mayoritas masih dalam kategori berat badan normal (78,7%). Informasi mengenai orang tua, sebagian besar ayah balita (92%) memiliki pekerjaan, dan hanya 50,7% ibu balita yang bekerja. Penghasilan ayah dan ibu sebagian besar masih di bawah UMR (< 2.500.000), yaitu dengan persentase masing-masing 56,0% dan 93,3%. Peneliti berharap data penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi perawat untuk mengembangkan program kesehatan mengenai pola konsumsi dan status gizi balita.
Copyrights © 2024