Paradigma Pedagogi Reflektif terintegrasi Flipped Classroom pada materi Majapahit mempersatukan nusantara merupakan implementasi pembelajaran yang dilakukan pada kelas Media Pembelajaran Sejarah menggunakan sarana peta timbul. Tujuan penelitian yang pertama menguraikan pengalaman pembelajaran dengan menggunakan Paradigma Pedagogi Reflektif terintegrasi Flipped Classroom menggunakan media pembelajaran peta timbul, yang kedua ialah menganalisis hasil pembelajaran dengan menggunakan Paradigma Pedagogi Reflektif terintegrasi Flipped classroom menggunakan media pembelajaran peta timbul. Metode penulisan menggunakan penelitian kualitatif, dengan langkah pengumpulan data, reduksi data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini ialah mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Sanata Dharma angkatan 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dapat berdinamika dan menjawab hasil penugasan berdasarkan 3 nilai keutamaan dalam PPR yaitu nilai Competence atau penggalian konteks didapatkan hasil rata-rata mahasiswa mendapatkan 87% tingkat pemahaman dalam penggalian konteks pemahaman materi, Pada nilai Compassion penggalian pengalaman, ada sekitar 86% pengalaman yang didapat untuk memaknai dinamika pengerjaan proyek dan sebagian besar memahami bahwa pengerjaan proyek peta timbul memliki banyak tantangan. Mahasiswa mendapatkan nilai Conscience dengan cara merefleksikan proses pengalaman dan banyak yang merasa mendapatkan wawasan dan pemaknaan dari pengerjaan media pembelajaran peta timbul, karena ada sekitar 88% mahasiswa yang mampu menggali nilai ketelitian, kesabaran, kreativitas serta tanggungjawab. Tindak lanjut dari hasil pembelajaran bahwa ada 21 mahasiswa yang akan menggunakan media yang sama dengan alasan kebermaknaan dalam dinamika kelompok dalam pengerjaannya, dan menambah kemampuan metakognitif untuk menemukan relevansi pembelajaran sejarah. Sedangkan ada 4 mahasiswa yang tidak menggungakan karena memakan waktu, tenaga dan biaya.
Copyrights © 2024