Penelitian ini membahas tentang Analisis Perkembangan Cosplay Sebagai Budaya Pop Jepang di Kota Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi perkembangan budaya cosplay yang ada di kota Medan saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan desain deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk memberi gambaran secara cermat mengenai individu atau kelompok tertentu tentang keadaan dan gejala yang terjadi. Responden dalam penelitian ini adalah para cosplayer yang ada di komunitas Cosplay Medan sebanyak 40 orang baik itu laki-laki maupun perempuan. Penelitian ini menggunakan wawancara mendalam (indepth enterview). Setelah wawancara, teknik selanjutnya adalah membagikan kuesioner kepada para peserta yaitu cosplayer baik yang masih pelajar maupun mahasiswa dan pekerja. Dari data yang diperoleh bahwa cosplay di jaman sekarang ini sudah mulai berkembang. Berkembangnya cosplay sudah mulai telihat banyak karena banyaknya anak muda di seluruh dunia khususnya di kota Medan, Indonesia yaitu didalam sebuah komunitas Cosplay Medan. Cosplayer yang termuda berusia 5 tahun dan tertua berusia 32 tahun. Para cosplayer yang berada di kota Medan memiliki berbagai macam tingkatan. Mulai dari pelajar sekolah, mahasiswa, baru selesai berkuliah dan bekerja. Untuk pelajar sekolah dimulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga tingkat SMA/SMK sebanyak 14 orang, mahasiswa sebanyak 12 orang, yang baru selesai berkuliah sebanyak 2 orang dan yang telah bekerja sebanyak 12 orang.
Copyrights © 2024