Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengangguran di Indonesia didominasi oleh lulusan SMK. Hal tersebut terjadi karena Work Readiness siswa yang masih rendah, salah satu faktor yang mempengaruhi Work Readiness yaitu Self-Efficacy yang artinya adanya keraguan pada siswa terhadap kemampuan dirinya. Penelitiana ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Self-Efficacy dengan Work Readiness siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Adapun sampel penelitian ini sebanyak 218 siswa SMKN 1 Lubuk Sikaping yang dipilih dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Data diperoleh dengan memberikan instrumen penelitian berupa angket Self-Efficacy dan angket Work Readiness yang sudah diuji validitas. Lalu diolah dengan menggunakan metode statistik untuk mencari hubungan antara kedua variabel menggunakan teknik pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Self-Efficacy berada pada kategori sedang dengan persentase 80,7%, (2) Work Readiness berada pada kategori sedang dengan persentase 79,8%, (3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara Self-Efficacy dengan Work Readiness dengan rxy=0,751 dan taraf signifikansi sebesar 0,000.
Copyrights © 2024