Sejarah kota Balikpapan tidak bisa dipisahkan dengan pertambangan minyak, sehingga sampai saat ini Balikpapan disebut sebagai Oil City atau Kota Minyak.Masuknya perusahaan-perusahaan minyak di Balikpapan mendorong terjadinya migrasi tenaga-tenaga kerja dari luar Balikpapan untuk merantau dan datang bekerja di Balikpapan sehingga menyebabkan penduduk di kota Balikpapan memiliki keanekaragaman budaya dan menciptakan lingkungan yang multicultural. Lingkungan yang multikultural memiliki dampak positif dan negatif terhadap kebudayaan lokal dan penduduk asli di kota Balikpapan salah satu dampak positif yang dirasakan oleh anak usia dini yang tinggal dilingkungan Balikpapan adalah, terbiasa meneriman berbagai perbedaan, dan memiliki pengetahuan yang luas mengenai berbagai kebudayaan yang ada di Indonesia " Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas lagu dalam meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang karakteristik kota Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sampel 20 anak. Data dikumpulkan melalui kuisioner pre-intervensi dan post-intervensi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan anak-anak setelah intervensi, dimana skor rata-rata pengetahuan awal 32.14% - 50.00%. setelah dilakukan intervensi menjadi 46.43% - 89.29%. Anak-anak menunjukkan pemahaman yang lebih mendalam tentang karakteristik kota, serta partisipasi aktif dan antusiasme dalam kegiatan pembelajaran. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah lagu "Balikpapan Kota Beriman" efektif sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan karakteristik kota Balikpapan kepada anak usia dini. Saran yang diberikan mencakup perlunya studi lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan evaluasi jangka panjang, serta implementasi metode ini di sekolah-sekolah lain untuk mengeksplorasi potensi penggunaan lagu dalam konteks pembelajaran yang lebih luas.
Copyrights © 2024