Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) di pondok pesantren Al-Ishlah Gunungsari yang merupakan pesantren tradisional. Lebih lanjut, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisa secara statistik efektifitas penerapan SIM di pesantren Al-Ishlah. Berdasarkan jenis datanya, penelitian ini merupakan penelitian Mixed Method Research (MMR). Penggalian data kualitatif dimaksudkan untuk mendeskripsikan proses penggunaan SIM di ponpes Al-Ishlah. Adapun penggalian data kuantitatif digunakan untuk menguji efektifitas hasil antara sebelum dan sesudah penggunaan sistem informasi manajemen. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari penelitian yang dilakukan, penggunaan SIM berbasis TIK yang diterapkan di pesantren Al-Ishlah adalah dalam ranah cara dan ranah teknis tanpa mengurangi tradisi lama yang menjadi ruh pesantren. Adapun dari uji Wilcoxon, didapatkan fakta output bahwa persepsi setelah diterapkan SIM berbasis TIK lebih memberikan manfaat dibandingkan SIM konvensional.
Copyrights © 2024