Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Moderasi Beragama Melalui Penguatan Media Siber Aswaja LTN NU Temanggung Sebagai Kontra Radikalisme Mubarok, Najib; Azizah, Farinka Nurrahmah
Wardah Vol 24 No 2 (2023): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/wardah.v24i2.19924

Abstract

The aims of this research are to develop the values ​​of religious moderation through the Aswaja cyber media and to test the Aswaja cyber media as counter-radicalism. The research method used is Participatory Action Research (PAR). The data collection instruments used in this research are focused Group discussions (FGD), observation, and documentation. In this research, it was concluded that Aswaja cyber media at LTN NU Temanggung was very weak. The weakness of Aswaja cyber media is caused by five factors : media ideology, content theme determination, trust, media sustainability, and low content traffic. To overcome the existing problems, training on content, SEO, marketing strategies, and journalistic workshop were carried out. In addition, the media website aswajanesia.com was created as a trial for Aswaja cyber media as counter radicalism
Efektifitas Penerapan Sistem Informasi Manajemen di Pesantren Al-Ishlah Gunungsari Mubarok, Najib; Lestari, Elva; Susanti, Eri; Huda, Fathul
Jurnal Global Futuristik Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Global Futuristik : Kajian Ilmu Sosial Multidisipliner
Publisher : CV Global Research Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59996/globalistik.v2i2.584

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) di pondok pesantren Al-Ishlah Gunungsari yang merupakan pesantren tradisional. Lebih lanjut, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisa secara statistik efektifitas penerapan SIM di pesantren Al-Ishlah. Berdasarkan jenis datanya, penelitian ini merupakan penelitian Mixed Method Research (MMR). Penggalian data kualitatif dimaksudkan untuk mendeskripsikan proses penggunaan SIM di ponpes Al-Ishlah. Adapun penggalian data kuantitatif digunakan untuk menguji efektifitas hasil antara sebelum dan sesudah penggunaan sistem informasi manajemen. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari penelitian yang dilakukan, penggunaan SIM berbasis TIK yang diterapkan di pesantren Al-Ishlah adalah dalam ranah cara dan ranah teknis tanpa mengurangi tradisi lama yang menjadi ruh pesantren. Adapun dari uji Wilcoxon, didapatkan fakta output bahwa persepsi setelah diterapkan SIM berbasis TIK lebih memberikan manfaat dibandingkan SIM konvensional.
Strategi Pembelajaran Perguruan Tinggi di Era Artificial Intelligence (AI) Mubarok, Najib; Susanti, Eri; Lestari, Elva
Jurnal Manajemen & Budaya Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Budaya
Publisher : STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/manajemen.v4i2.720

Abstract

The aim of this research is to find out a quantitative descriptive picture of the skills of PTKI lecturers in Indonesia and formulate strategies in dealing with the invasion of Artificial Intelligence (AI) in higher education. Based on the type of data, this research is mixed research (Mixed Method Research). The research framework chosen is a case study. Data collection techniques use questionnaires, Online Focus Group Discussion (OFGD), observation and documentation. From the results of data analysis, it is known that the majority of lecturers have a level of skill and readiness in facing AI invasion on a scale of 3 from 1 to 5. Furthermore, it is concluded from the comparison test that lecturers over 42 years old have a significantly lower level of skill and readiness than the next generation. . Meanwhile, from qualitative analysis it is concluded that AI can improve the quality and efficiency of learning systems if AI is positioned as a tool. If adaptation to the AI ​​era is not carried out, AI will actually become a new disruption in learning in higher education.
Optimalisasi Penerapan Tradisi Pesantren Salaf Bagi Santri Kalong Mubarok, Najib
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.619 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v4i2.355

Abstract

Pondok pesantren tradisional (pesantren salaf) dengan semua kelengkapan kurikulumnya menitikberatkan pendidikan karakter melalui pembiasaan berbasis lingkungan. Melalui tradisi- tradisi pesantren salaf, santri dididik untuk terbiasa menjalankan tradisi keilmuan, tradisi ubudiyah (peribadatan), dan tradisi sosial kemasyarakatan. Di sisi lain, terdapat satu jenis pondok pesantren yang berdiri di tengah masyarakat dengan semua santrinya adalah santri kalong. Pondok pesantren jenis ini dapat disebut sebagai pondok pesantren masyarakat. Pondok Pesantren Al-Ishlah adalah salah satunya. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya Pesantren Al-Ishlah dalam melakukan optimalisasi kegiatan-kegiatan di dalamnya dengan mengadopsi tradisi-tradisi pesantren salaf. Dari sisi jenis analisa datanya, penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dilihat dari tingkat eksplanasinya, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Dari penelitian yang dilakukan, didapatkan kesimpulan bahwa Pesantren Al-Ishlah adalah pesantren masyarakat yang memenuhi lima unsur pesantren, yaitu: bangunan pesantren, masjid, kyai, santri, dan kitab kuning. Lebih lanjut, Pesantren Al-Ishlah melakukan optimalisasi tradisi pola pembelajaran kitab kuning, tradisi peribadatan, dan tradisi sosial kemasyarakatan sebagaimana di pesantren salaf. Dengan modifikasi dan penyesuaian, tradisi pesantren salaf mampu diambil nilai substantifnya dan diadopsi sesuai konteks Pesantren Al-Ishlah yang merupakan pesantren masyarakat. Kata Kunci: pesantren salaf, santri kalong, tradisi, pendidikan islam.